Ada Kesalahpahaman Operator, Manager SPBU Cihaur Minta Maaf kepada Tagana Ciamis

52
DITOLAK – Mobil kedaruratan yang khusus untuk penanganan bencana ditolak saat hendak mengisi solar. foto; iman s rahman/ radar ciamis.

CIAMIS – Menyikapi persoalan tak diberinya (BBM) solar oleh petugas SPBU kepada kendaraan kedaruratan Tagana, Manager SPBU Jalan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, H Martono saat ditemui wartawan Kamis (10/1) sore, meminta maaf kepada Tim Tagana Kabupaten Ciamis.

Martono mengaku ada miskomunikasi serta ketidaktahuan dari salah satu operatornya, saat Tagana hendak mengisi BBM.

“Mengenai kejadian ini, kami suda komunikasi dengan Ketua Tagana Ciamis, Ade Waluya, dan persoalan sudah beres,” jelasnya.

Kedepan, kata Martono, pihaknyaakan terus melakukan perbaikan serta melakukan pembinaan kepada pegawainya.

“Akan kami diberikan pemahaman agar bisa membedakan, bahwa mobil kedaruratan untuk diutamakan dalam pengisian BBM. Jadi pada dasarnya peristiwa kemarin karena ketidaktahuan dari operator,” tandasnya.

Ditambahkan Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Ade Waluya, pihaknya dengan manajemen SPBU sudah ada komunikasi, sekaligus meminta maaf.

“Selaku muslim saya harus memafkan, karena mungkin miskomunikasi atau kesalahpahaman dari pihak operatos pengisian. Mengenai persoalan ini kita telah memaklumi dan persoalan selesai,” pungkasnya. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.