Ada Lebam di Kepala Kiri Siswi SMPN 6 Kota Tasik yang Ditemukan di Gorong-Gorong

1709
0

KOTA TASIK – Polres Tasikmalaya Kota mulai mengungkap sedikit demi sedikit hasil pemeriksaan luar pada jasad, Del (13), siswi SMPN 6 Kota Tasikmalaya yang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong di depan gerbang sekolahnya, Senin (27/1).

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, hasil pemeriksaan luar pada jasad siswi kelas VII D ini, di telinga kiri korban mengeluarkan darah, di lengan kanan korban terdapat bekas ikatan.

“Kemudian, di kepala kiri korban ada lebam, lidah posisi tergigit dan tangan kiri korban lebam. Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa. Kasus ini akan kita usut tuntas,” janji Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro kepada wartawan.

Baca juga : VIDEO – Jasad Siswi SMPN 6 Kota Tasik Ditemukan Nyumbat Gorong-Gorong di Jalan Cilembang

Sebelumnya diberitakan, Warga Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (27/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB dibuat heboh dengan ditemukannya jasad siswi SMPN 6 Kota Tasik di gorong-gorong beton, di Jalan Cilembang tepat di depan gerbang sekolahnya.

Saking hebohnya, jalanan di lokasi temu mayat pun mendadak ramai dan macet.

Tim identifikasi Polres Tasikmalaya Kota di lokasi melakukan tugasnya, meski hujan deras.

Selang sekitar 30 menit,  jasad itu langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soekardjo.

Jasad tersebut saat ditemukan masih berseragam lengkap Pramuka, berkerudung dan disampingnya ditemukan tas sekolah berisi identitas serta buku-buku sekolah.

Dalam buku-buku di tas berwarna pink dekat mayat tersebut tertera nama korban adalah De (13), siswi Kelas VII D, SMPN 6 Kota Tasikmalaya.

Tim Identifikasi atau Inafis Polres Tasikmalaya Kota mengevakuasi jenazah yang tersembunyi tersebut dengan cara membongkar tembok beton saluran drainase.

Dalam buku-buku di tas berwarna pink dekat mayat tersebut tertera nama korban adalah De (13), salah satu siswi Kelas VII D, SMPN 6 Tasikmalaya

“Awalnya setiap hujan gorong-gorong di depan rumah saya airnya selalu meluap ke jalan. Tak biasanya kalau hujan juga biasanya gorong-gorong ini lancar,” ujar Nining (48), salah seorang warga setempat yang rumahnya berhadapan dengan SMPN 6 Tasik di lokasi kejadian.

“Setelah dicek oleh warga, ditemukan ada orang di dalamnya yang menghambat saluran air dan hanya terlihat itu awalnya kerudungnya. Kami kaget ada kayak mayat, dan langsung lapor polisi,” sambungnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.