Ada Mayat Bayi di Irigasi Cikunten

130
ISTIMEWA BAWA JASAD BAYI. Jasad bayi yang ditemukan di saluran irigasi Cikunten Kampung Tarikolot, Cintaraja, Singaparna dibawa petugas.

TASIK – Warga Kampung Tarikolot RT 14 RW 03 Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya geger. Ditemukan jasad bayi di saluran irigasi Cikunten.

Kapolsek Singaparna Kompol Budiman mengungkapkan Kamis (29/11) sekitar pukul 11.30, mayat bayi ditemukan warga yang tengah mencuci tangan dan bersih-bersih di sekitar irigasi Cikunten. Warga tersebut kaget melihat ada jasad bayi berjenis kelamin laki-laki. Ari-arinya masih menempel di tubuh bayi tersebut. Saat ditemukan, bayi tersebut tertelungkup di bebatuan saluran irigasi tersebut.

“Kita dapat informasi dari warga, kemudian langsung ke TKP. Mengecek kebenaran ada jasad bayi di saluran irigasi Cikunten. Benar ada jasad bayi. Kemudian jasad nya kini sudah disimpan di kamar jenazah RSUD dr Soekardjo,” ungkap Budiman kepada wartawan, Jumat (30/11).

Untuk menemukan siapa yang membuang jasad bayi tersebut, Polsek Singaparna, kata Budiman, melakukan penyelidikan dengan menanyakan kepada warga sekitar TKP. Termasuk berkoordinasi dengan kepala desa untuk menanyakan apakah warganya yang mengandung atau hamil sebelumnya.

“Kita masih selidiki. Belum, belum ada informasi siapa yang membuang bayi. Indikasi belum mengarah ke siapa pun,” kata Budiman.

Budiman menambahkan untuk dugaan awal jasad bayi dibuang, karena tidak ada luka bekas kekerasan atau benda tumpul di jasad bayi.

“Dugaan awal dibuang. Bayi diperkirakan ketika ditemukan baru berusia lima jam,” paparnya.

Warga Kampung Tarikolot Azis Hakim (40) mengatakan tetangganya yang menemukan jasad bayi laki-laki itu adalah Engkur Kurnia. Saat itu Engkur hendak mencuci tangan di irigasi Cikunten.

“Warga kemudian berkerumun dan mengangkat bayi tersebut bersama pihak kepolisian. Tidak tahu siapa yang membuang bayi tersebut,” ungkapnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.