“Ada Orang Iseng Kasih Komando, Istana dan Jakarta Bisa Dibikin Berantakan”

365
fin PERSATUKAN UMAT ISLAM. Jutaan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya di Jakarta, Minggu (2/12). Kegiatan fenomenal itu terlangsung damai dan tertib sampai acara berakhir.

JAKARTA – Pengamat dan ahli filsafat Rocky Gerung mengatakan Aksi 212 berubah dari momentum menjadi monumen.

Menurut Rocky, kegiatan Reuni Akbar 212 pada 2 Desember lalu, lepas dari segala macam interpretasi, itu adalah suatu reuni akal sehat.

“Kalau bukan karena akal sehat, ada saja orang iseng kasih komando, selesai Istana di depan itu, berantakan itu Jakarta,” kata dia saat jadi pembicara dalam Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne edisi Selasa malam (4/12).

Rocky melanjutkan, ada kepemimpinan intelektual di situ, ketertiban orang percaya bahwa ide bisa bisa menghasilkan perubahan.

Nah, ide itu diperlihatkan oleh jumlah. Ide yang jadi jumlah dia berubah dari kuantitas menjadi jadi kualitas,

“Yang lucunya ada orang berhitung soal jumlah, itu ribut, ini 200 ribu, 3 juta segala macam. Ngapain bicara jumlah, kalau dia sudah jadi kualitas. Tentang apa? Protes terhadap ketidakadilan,” terang Rocky.

(rus/rmol/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.