Ada Pejabat & Dewan di Korupsi KONI Kota Tasik? Begini Kata Polisi..

164
1
radartasikmalaya
Petugas menunjukkan barang bukti uang dugaan korupsi KONI Kota Tasik, Jumat (22/01/21). foto; rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Kota Tasik tahun 2018 saat ini seorang tersangkanya, ES (66), telah dilimpahkan Kejaksaan, Jumat (22/01) pagi.

ES yang tak lain mantan ketua umum KONI diduga telah merugikan negara sebesar Rp1,133 miliar.

Dalam kasus ini, Polisi turut mengamankan barang buktu uang sebesar Rp301 juta, dalam 2 bungkusan berbeda.

Satu bungkus berisi uang tunai Rp93.000.000 dan 1 bungkus lagi berisi uang tunai senilai Rp208.950.000.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menyertakan barang bukti sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam berplat nomor Z 1366 KO, berkas proposal anggaran KONI 2018 dan lain sebagainya.

loading...

“Waktu kejadian kasus ini yaitu 15 Februari 2018 sampai 31 Desember 2018,” ujar Doni kepada radartasikmalaya.com, Jumat (22/01) siang.

Terang dia, modusnya uang itu menurut keterangan tersangka digunakan untuk kepentingan pribadi dan membayar utang tahun sebelumnya.

“Praktinya dari anggaran hibah total Rp9 miliaran, sebesar Rp 1,13 miliar dipindah bukukan ke dua rekening pribadi tersangka,” terangnya.

“Jadi secara aturan uang negera digunakan pribadi, digunakan untuk membayar utang dan pemindah bukuan ke rekening pribadi itu tidak boleh,” sambungnya.

Sehingga, tambah dia, hal itu menjadi dasar pihaknya melakukan pengusutan karena tersangka melakukan penyalahgunaan wewenang jabatan.

“Tersangka lainnya masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan kita. Termasuk apakah ada keterlibatan lain seperti dari pejabat dan anggota dewan, belum ada ya,” tukasnya.

Tersangka ES dikenakan pasal 2, 3 dan 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan lain sebagainya.

“Dengan ancaman hukum penjara seumur hidup pidana penjara paling singkat 4 tahun, denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

BERITA TERKAIT :
Kasus KONI Kota Tasik Nambah 2 Tersangka

Mantan Ketua KONI Kota Tasik Dilimpahkan, Bendahara & Pemegang Kas Masih Diperiksa

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.