Soal Wabup Menunggu Restu DPP PDI Perjuangan

Ade Ajak Pengusung Kompromi

77
0
H Ade Sugianto SIP
Loading...

TASIK – Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP angkat bicara terkait pengisian wakil bupati (wabup). Dia berjanji akan secepatnya melakukan komunikasi dengan partai pengusung.

“Ya secepatnya (pem­bahasan wabup, Red), setelah melakukan konsultasi dengan pusat (DPP PDI Perjuangan),” ujarnya yang ditemui di Pendopo Baru Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (17/5).

Menurut dia, belum dibahasnya posisi wabup dengan partai pengusung, karena terlebih dahulu menunggu hasil koordinasi tim lima dan DPP PDI Perjuangan. ”Kita kan cabang (DPC), kalau soal ini (pengisian wabup). PDI Perjuangan harus seizin dan sepengetahuan dari DPP PDI-Perjuangan,” ungkapnya.

Ade yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya itu menambahkan, semua keputusan di daerah harus berdasarkan hasil musyawarah dan koordinasi dengan DPP.

”Kita (perwakilan DPC PDI Perjuangan) kalau tidak salah akan diterima DPP Rabu nanti (22/5),” tuturnya.

Dia pun menegaskan soal pengisian wakil bupati, pihaknya akan patuh terhadap fatsun partai yang mengusungnya sebagai kepala daerah. ”Kita menjunjung tinggi undang-undang. Walau bagaimana pun kita punya kewajiban mengemban itu. Tetapi masalahnya kami memiliki etika atau sistem yang berbeda. Karena setiap partai berbeda sistem serta mekanismenya,” papar dia.

Soal pengisian wabup, kata Ade, bukan masalah diisi atau tidaknya. Karena wakil bupati itu dilihat dari sisi partai dan hak politiknya berada di partai pengusung (PAN dan PKS, Red). ”Jadi kami minta arahan dulu DPP, setelah itu baru dikompromikan dengan parpol pengusung. Supaya terjadi kesepahaman,” kata Ade.

Loading...

Ade pun mempersilahkan kepada partai pengusung mengusulkan nama cawabup yang akan mendampinginya. ”Pengusung memiliki hak menyampaikan nama, nanti kita kompromikan diantara di partai koalisi,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, PAN dan PKS Kabupaten Tasikmalaya berharap Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP bisa memutuskan wakil bupati (wabup) usai Lebaran tahun ini.

“Kita harap usai Lebaran ini, ada pembahasan yang jelas. Minimal melakukan komunikasi intensif dengan parpol pengusung,” ujar Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya Daud Rifai kepada Radar, Kamis (16/5).

Daud meminta penentuan wabup bisa segera terealisasikan. Terkait soal konsultasi pihak PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya ke DPP, Daud menilai itu hak PDI Perjuangan. ”Namun jangan sampai dibuat lama, yang kemudian diabaikan,” tuturnya.

Sebab, kata Daud, keputusan menentukan wabup tetap menjadi kewenangan Ade Suginato selaku Bupati Tasikmalaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan. “Kita minta setelah hasil konsultasi tim lima ke DPP selesai, hasilnya bisa secepatnya dibahas dengan parpol pengusung. Agar ditemukan kejelasan,” paparnya.

Sebelumnya, tambah Daud, PDI Perjuangan memberikan waktu kepada PAN dan PKS untuk menunggu sampai Pemilu 2019 selesai. ”Nah kita pengusung juga punya keinginan, agar segera ditepati janjinya. Dan secepatnya diputuskan untuk diusulkan ke DPRD,” jelasnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya Dadi Supriadi memuji langkah cepat tim lima yang dibentuk PDI Perjuangan, yang berinisiatif melakukan konsultasi dan menyampaikan nama-nama calon wakil bupati (wabup) yang diusulkan parpol pengusung.

”Kita apresiasi langkah tim lima, mudah-mudahan ini merupakan keseriusan PDI Perjuangan dan bupati dalam pengisian wabup,” ujarnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.