Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
16%

84%

Ade Minta Exit Tol di Tasikmalaya

183
0
H Ade Sugianto S.IP

TASIK – Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto SIP berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun exit tol atau pintu keluar tol di wilayah Tasikmalaya saat pembangunan Jalan Tol Bandung-Banjar.

“Saya minta ada exit tol di Tasikmalaya, misal di Ciawi atau di Kadipaten sehingga Kabupaten Tasikmalaya merasakan manfaatnya,” ujar Ade saat ditemui Radar kemarin (11/2).

Menurutnya, keberadan tol Bandung-Banjar akan berdampak kepada pertumbuhan perekonomian khususnya di Kabupaten Tasikmalaya. “Pastinya akan bisa menghemat waktu dalam mobilitas warga Tasikmalaya. Pasti akan mendongkrak pertumbuhan Kabupaten Tasikmalaya adanya tol tersebut,” ungkapnya.

Dia menambahkan peran pemerintah daerah, akan diperbantukan dalam merealisasikan proyek ini. “Apalagi keberadaan jalan tol ini sangat di dambakan oleh masyarakat Tasikmalaya.

Untuk mempercepat akses perjalanan dari Tasik menuju ke Bandung atau Jakarta,” paparnya.

Sebab, saat ini, perjalanan menuju Jakarta atau Bandung bisa ditempuh empat sampai lima jam. ”Kadang-kadang macet, jadi banyak membuang waktu. Mudah-mudahan dengan adanya tol kita bisa menghemat setengahnya artinya lebih cepat,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum menerangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah menjalankan tahap lelang dan penentuan lokasi Tol Bandung-Banjar. Pemprov dan pemerintah daerah (pemda) telah melakukan upaya negosiasi dengan para pemilik lahan yang terlewati megaproyek nasional tersebut. Ganti rugi pembebasan lahan pun akan disesuaikan dengan penaksiran dari tim appraisal. “Untuk harga ganti lahannya nanti dilaksanakan tim survei harga,” tuturnya.

Uu menyatakan kehadiran tol tersebut sudah urgen. Hal itu karena arus lalu lintas di jalur Jawa Barat selatan kerap macet. Pihaknya juga sudah meminta pintu keluar-masuk tol tidak terlalu jauh dari Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Asas keadilan tersebut, kata Uu, supaya manfaat keberadaan tol bagi perkembangan ekonomi, sosial dan lain sebagainya dapat terasa masyarakat Tasikmalaya. “Jadi tidak jauh dari wilayah pemkab dan pemkot, keduanya bisa terakomodir. Alhamdulillah, informasinya di Indihiang pintu tolnya jadi terbilang dekat keduanya,” ucap Uu menjelaskan.

Sejauh ini, informasi yang diterimanya pembangunan tol di wilayah Jawa Barat selatan bakal dilaksanakan dalam tiga tahapan. Pertama, Bandung-Tasikmalaya, kemudian Tasikmalaya-Banjar. “Setelah itu lanjut ke Banjar-Cilacap. Informasi yang kami terima seperti itu,” tutur dia. (dik/igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.