Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

Ade: Rotasi Pejabat Pemkot Banjar Sesuai Anjab ABK

95
0
istimewa. PELANTIKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih saat mengambil sumpah jabatan beberapa waktu lalu. Baperjakat menyebut pelaksanaan rotasi mutasi dan promosi pejabat sudah sesuai Anjab ABK.
istimewa. PELANTIKAN. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih saat mengambil sumpah jabatan beberapa waktu lalu. Baperjakat menyebut pelaksanaan rotasi mutasi dan promosi pejabat sudah sesuai Anjab ABK.

BANJAR – Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Banjar Ade Setiana menyebut tak ada unsur nepotisme dalam rotasi mutasi dan promosi pejabat yang digelar Senin (24/8). Ade mengaku secara pribadi telah mengonfirmasi kepada Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) H Kaswad.

Kata dia, tidak ada kejadian promosi pejabat yang melangkahi pangkat yang lebih tinggi. “Sudah mengecek langsung ke Pak Kaswad (Kepala BKPPD Banjar, Red), tidak ada yang melangkahi kepangkatan yang lebih tinggi. Katanya terjadi polemik karena pajat yang dipromosikan jadi kabid itu pangkatnya 3C, sedangkan ada pejabat lain yang 3D yang terlangkahi. Saya sudah tanyakan langsung ke BKPPD, itu tidak ada, tidak terjadi,” kata sekda Kota Banjar ini saat dikonfirmasi, Minggu (30/8).

Baca juga : Nenek Selamat dari Kobaran Api

Ia mengatakan proses rotasi mutasi dan promosi pejabat sudah sesuai hasil Analisa Jabatan ABK serta Daftar Urut Kepangkatan (DUK). Baperjakat juga sudah melaksanakan tugasnya sesuai dengan kebutuhan jabatan yang harus diisi, baik secara perpindahan posisi kedinasan maupun kenaikan jabatan.

“Baperjakat sudah sesuai dalam mengeluarkan kebijakan karena dalam prosesnya juga sudah sesuai dengan dasar aturan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPPD Banjar H Kaswad mengatakan promosi salah satu pejabat murni karena kinerja yang bersangkutan. Pejabat tersebut naik menjadi kepala bidang dari awalnya setingkat kepala seksi.

“Keputusan itu merupakan amanah dan kepercayaan dari pimpinan, itu dinilai dari kinerjanya. Kalau secara kepangkatan yakni 3C itu tidak ada masalah untuk jabatan kepala bidang, sudah memenuhi. Itu karena kinerjanya bagus dan itu merupakan kepercayaan dari pimpinan,” kata Kaswad.

Sebelumnya, aktivis mencium adanya dugaan praktik nepotisme dalam promosi pejabat yang digelar awal pekan lalu. “Tidak menutup kemungkinan dugaan nepotisme terjadi karena yang bersangkutan merupakan keluarga dari pejabat tinggi di Kota Banjar dan bisa menyingkirkan pangkat 3D yang lebih tinggi darinya,” kata Koordinator Keluarga Mahasiswa Kota Banjar Awwal Muzakki.

Baca juga : ANEH, Bocah 5 Tahun di Kota Banjar Tiba-tiba Disunat Misterius

Pemerhati pemerintahan Sidik Firmadi menyarankan BKPPD atau Baperjakat mengeluarkan statement atau memberikan penjelasan terkait isu dugaan nepotisme dalam rotasi dan promosi pejabat. Menurut dia, penjelasan penting agar tak timbul kecurigaan publik.

“Menurut hemat saya kejadian tersebut harus dijelaskan secara transparan kepada masyarakat oleh BKPPD Kota Banjar atau Baperjakat, agar tidak terus menjadi isu liar yang akan selalu menghantui setiap adanya rotasi atau promosi pejabat di Kota Banjar,” kata Sidik Jumat (28/8).

Sebenarnya, kata dia, untuk meredam isu tersebut cukup mudah. BKPPD atau Baperjakat cukup menjelaskan kepada masyarakat dengan cara membuka aturan tentang proses promosi jabatan di lingkungan pemerintah serta hasil dari analisis dan pertimbangan lain karena prestasi atau kinerjanya bagus. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.