https://www.radartasikmalaya.com/

Ade Tak Tahu Jumlah Atlet Berprestasi

17

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

SINGAPARNA – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Tasikmalaya H Ade Sugianto mengaku akan mengecek ulang jumlah atlet yang berprestasi di Porda Jabar 2018. Pasalnya, ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya ini baru menerima laporan atas raihan medali kontingen kabupaten dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Selasa (23/10).

“Saya baru terima laporannya barusan (kemarin, Red). Saya bicara hari ini, saya belum baca karaena tadi saya baru lihat (laporan). Saya juga tidak tahu nih, benar apa enggak dapat prestasi, orang saya belum baca laporannya,” katanya kepada wartawan di Pendopo Baru Singaparna kemarin.

Ade mengaku akan secepatnya membaca laporan soal prestasi atlet di Porda Jabar yang diselenggarakan di Kabupaten Bogor. “Tapi pada intinya kita akan usahakan, bagaimana pun kita harus memberikan perhatian dan menghargai prestasi mereka (atlet, Red). Karena setiap usaha dan keringatnya akan dihargai. Penghargaan itu pun tidak harus dengan anggaran,” ungkapnya.

Ade juga menegaskan belum adanya alokasi untuk bonus atlet bukan karena tidak adanya anggaran perubahan. Kemudian ada atau tidaknya anggaran perubahan jangan dijadikan atau disangkutkan dengan apa pun.

“Emang di (anggaran) perubahan ada apa? Perubahan itu hanya ada apabila kita perlukan, seandainya ada hal-hal tertentu untuk di jalankan. Jadi kalau memang tidak perlu, enggak perlu ada perubahan juga, tidak harus selalu ada dong (anggaran) perubahan,” paparnya tanpa menjelaskan penyebab bonus atlet belum ada alokasi tahun ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Drs H Abdul Kodir MPd menambahkan hasil pertemuan dengan KONI intinya pemerintah daerah akan berupaya memberikan perhatian berupa penghargaan kepada atlet yang sudah berprestasi.

“Tetap akan ada perhatian, tapi tidak bisa diberikan tahun ini, karena tidak ada anggaran perubahan. Awalnya untuk bonus atlet ini dialokasikan pada anggaran perubahan tahun ini,” katanya.

Maka dari itu, kata dia, sudah disampaikan ke KONI untuk dilanjutkan kepada para atlet bahwa bonus akan dianggarkan pada APBD 2019. “Jadi kami mohon kepada teman-teman atlet untuk sabar. Mudah-mudahan Februari tahun depan bonusnya sudah bisa diterima,” ungkapnya.

Tempat yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya Drs H Saeful Hidayat MSi menerima keputusan pemerintah daerah kalau bonus atlet akan dibayar tahun depan. “Yang jelas kami sudah berupaya untuk mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk bonus atlet. Ada pun keputusannya seperti ini ya kita terima,” ungkapnya.

KONI pun mengerti kendala yang dialami pemerintah daerah soal tidak adanya anggaran perubahan. Tapi, pada intinya pemerintah daerah sudah berupaya dan mempunyai niat baik untuk mengalokasikan bonus di tahun anggaran 2019. “Kita akan menunggu upaya pemerintah dalam merealisasikan bonus atlet.

Karena soal bonus ini sudah menjadi tradisi setiap porda diberikan bonus bagi yang berhasil meraih prestasi. Termasuk untuk porda kali ini saja sudah ada komitmen dari bupati untuk memberikan bonus,” ungkapnya.

Kata dia, KONI juga mengaku khawatir atlet akan hijrah ke kota lain apabila minimnya perhatian. Karena atlet juga butuh dan sedang mencari penghidupan. “Kami akan berupaya supaya atlet bisa tetap betah,” terangnya. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.