Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.4%

4.5%

78.9%

15.9%

0.3%

Adu Strategi Untuk Rayu Pemilih Muda

199
0

Timses Yakin Dulang Suara Tinggi di Pilgub
TASIK – Pemilih pemula akan menjadi target utama meraih kantong suara bagi bakal pasangan calon di Pilgub Jabar 2018. Sebab, suara pemilih yang rata-rata berusia 17-19 tahun itu cukup dominan di Jawa Barat.

Di Kota Tasikmalaya sendiri, berdasarkan hasil analisa Daftar Penduduk Potensi Pemilih Pemilu (DP4) KPU RI hinggal tanggal 30 Desember 2017 tercatat ada 9.212 laki-laki dan 8,677 perempuan dengan jumlah 17.889 akan menjadi bagian dari pemilih pemula di Pilgub Jabar 2018.

Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya Agus Setiawan mengatakan potensi pemilih pemula cukup tinggi untuk memenangkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik). Menurutnya, pemilih pemula memiliki antusiasme tinggi dalam menghadapi pilkada serentak. “Pemilih pemula itu, lebih segar dirangkul, apalagi jumlahnya pun lumayan banyak,” ungkapnya saat dihubungi Radar pada Minggu (4/2).

Agus mengungkapkan meski parpol dan calon lain memiliki keinginan serupa meraih suara pemilih pemula. Namun, PKS sudah menyiapkan strategi untuk bersaing dengan parpol pemenangan lainnya. “Tentu kita sudah punya strategi khusus, tetapi tidak bisa kami ungkapkan ke publik,” terangnya.

Dengan strategi yang sudah dipersiapkan, PKS optimis bisa merangkul pemilih pemula menjadi bagian pemenangan Asyik yang diusung PKS, Gerindra dan PAN tersebut. “Pokoknya pendekatan kita menyesuaikan dengan pola kehidupan mereka,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Kepler Sianturi menyebutkan tim pemenangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah) sudah bergerak melakukan pendekatan di kalangan mahasiswa. Buktinya, sudah ada deklarasi dukungan dari para mahasiswa kepada Hasanah.

“Bukan akan lagi, tapi sedang kita lakukan upaya pendekatan kepada generasi milenial,” tuturnya.
Kepler mengungkapkan pemilih pemula yang sudah banyak tergarap baru di wilayah perkotaan. Ke depan kawasan daerah pinggiran pun akan dijajal demi memenangkan Hasanah di Pilgub Jabar nanti. “Di daerah-daerah pun akan kita perkuat gerakannya, karena kehadiran Hasanah banyak ditunggu pemilih pemula,” jelasnya.

Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengakui jika kantong suara pemilih pemula menjadi sasaran pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM). ”Kita di daerah pun sudah menyiapkan serangkaian strategi dan gerakan dalam merangkul suara dari segmen tersebut,” jelasnya.

Namun, pihaknya saat ini tengah intens sosialisasi terhadap masyarakat yang di dalamnya terdapat bagian dari pemilih pemula. “Bukan berarti segmentasi masyarakat level lain tidak kita jadikan target. Tetapi pemilih pemula saat ini merupakan bagian dari target kami untuk dilakukan pendekatan,” ungkap Wakil Wali Kota Tasikmalaya tersebut.

Dia sedikit memberi bocoran, jika pihaknya melakukan pendekatan terhadap pemilih pemula melalui pelatihan serta pemahaman tentang kepartaian, khususnya Partai Golkar. Dengan pola pendekatan tersebut, kata dia, segmentasi pemilih pemula yang notabene dihuni kalangan remaja dan pemuda juga mendapatkan wawasan politik. “Sehingga mereka tahu politik. Terutama Partai Golkar. Agar masyarakat kalangan muda turut serta menyalurkan suaranya di hajat demokrasi Pilgub, tidak apatis terhadap hal-hal berbau pemilihan,” jelasnya.

Yusuf menambahkan disamping itu Partai berlambang beringin ini memiliki sejumlah underbow. Dimana di dalamnya terdapat barisan muda yang masuk di berbagai kalangan kepemudaan. “Jadi kita optimis pemilih pemula akan tersentuh. Baik lewat upaya partai ataupun organisasi sayap partai,” ungkap Yusuf.

Wakil Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya Zenzen Zaenudin menjelaskan untuk segmentasi muda, sebetulnya kedua figur usungan PPP di Jawa Barat sudah tidak perlu diragukan popularitasnya. “Hanya tinggal bagaimana kita di daerah mengkapitalisasi figur keduanya supaya lebih dikenal dan disukai lagi,” ujarnya.

Salah seorang suksesor kemenangan pasangan Budi-Yusuf ini menambahkan baik Ridwan Kamil atau H Uu sudah memiliki karya dari pembangunan masing-masing. Namun, bukan berarti harus lengah menyikapi hal keunggulan tersebut. “Tetapi harus melakukan penguatan agar pemilih yang sudah tertarik tidak berubah pikiran, justru menambah pemilih lain,” ungkapnya.

Zenjen menambahkan saat ini DPC PPP masih menunggu aba-aba dari DPW PPP Jawa Barat terkait gerakan dan arah program dalam memenangkan pasangan Rindu. Bahkan dalam waktu dekat, diketahui akan dilaksanakan deklarasi dukungan serta pemenangan bagi RK-Uu. “Sementara untuk agenda parpol sendiri, kita masih perlu menunggu dari DPW PPP terkait suksesi RK-Uu. Informasi terakhir dalam waktu dekat ini akan ada deklarasi di Bandung untuk pemenangannya,” jelas dia. (rga/igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.