Dekat dengan Keluarga Prabowo, Dipercaya Jadi Juru Bicara

Agnes Marcellina, Pebisnis yang terjun ke Dunia Politik

131

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Kecerdasan dalam berkomunikasi dan integritas dalam bekerja menjadi modal untuk sukses berkarir di dunia politik.

Laporan, Rangga Jatnika

Hal ini dialami oleh Agnes Marcellina, caleg DPR RI Dapil Jabar XI Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya yang juga juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Agnes Marcellina, perempuan kelahiran Garut tahun 1966. Dia merupakan pengusaha yang terbilang sukses di bidang pertanian di Kabupaten Garut. Jerih payahnya membuat dia berhasil menyekolahkan anak-anaknya di luar negeri dan saat ini bekerja di perusahaan bonafit kelas internasional.

Sukses di dunia usaha dan berhasil mendidik anaknya sampai bisa hidup mandiri membuat finansialnya tidak lagi mengalami masalah. Namun ada hal yang ingin dia lakukan, mengabdi untuk negeri.

“Mau apalagi selain mengabdi, uang saya ada dan anak-anak saya sudah bekerja,” ungkapnya kepada Radar.

Pengalaman hidupnya banyak menemukan permasalahan-permasalahan di masyarakat khu­susnya di bidang ekonomi. Hal ini dilatarbelakangi oleh kebijakan pe­merintah yang kurang berpihak kepada masyarakat kecil.

Niat pengabdian Agnes terjun ke dunia politik

disambut Partai Gerindra. Agnes pun meneguhkan hati memilih partai berlambang burung garuda tersebut, karena menilai memiliki kepedulian tinggi sebagaimana karakter capres Prabowo Subianto.

Tahun 2012, dia masuk ke Gerindra dan aktif di Perempuan Indonesia Raya (PIRA) yang merupakan organisasi sayap partai.

Keaktifan Agnes di organisasi membuat namanya dikenal di organisasi.

Di situlah dia punya hubungan baik dengan Bianti Djiwandono yang tidak lain adalah kakak dari Prabowo Subianto.

Kedekatannya dengan Bianti membuatnya Agnes dikenal baik oleh Hashim Sujono Djojohadikusumo , Adik Prabowo. Dari mereka Agnes juga banyak mengenal sisi lain dari Ketua DPP Gerindra yang saat ini menjadi capres nomor urut 02. “Di balik sikapnya yang tegas dan berwibawa, beliau juga humoris dan humanis yang sangat tinggi,” katanya saat berbincang dengan Radar.

Tahun 2014, Agnes mendaftar sebagai caleg DPR RI untuk Dapil Jabar XI, namun tidak berhasil lolos. Akan tetapi hal itu tidak mengurangi loyalitas kepada partai dan baktinya kepada masyarakat.

Kualitas gerakan dan komunikasi politiknya tanpa disadari diperhitungkan oleh Prabowo. Dua tahun terakhir, Agnes beberapa kali diminta mendampingi Prabowo ketika melakukan pertemuan dengan tamu asing.

Bahkan, pernah juga dia terlibat perbincangan panjang dengan Prabowo di Hambalang. Perempuan yang hobi menulis ini pun sampai membuat tiga jilid tulisan yang diberi judul “Oleh-oleh dari Hambalang”.

“Ada sekitar tiga setengah jam, mungkin pak Prabowo juga lagi santai,” ujar Agnes yang fasih Bahasa Inggris itu.

Setelah pendaftaran Pilpres Agustus lalu, Tim pemenangan melakukan rapat koordinasi terbatas. Hanya beberapa perwakilan partai saja yang dihadirkan, termasuk Agnes. Dalam rapat tersebut Agnes diajukan sebagai Jubir Tim Pemenangan oleh Hashim Sujono Djojohadikusumo dan disepakati oleh peserta rapat.

“Saya enggak tahu bakal didorong jadi Jubir, apalagi di rapat sebelumnya saya tidak ikut hadir karena terlambat baca undangan,” katanya.

Selain memenangkan Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019, Dia kembali mengikuti kontestasi Pileg DPR RI untuk Dapil Jabar XI. Meskipun konsentrasinya terbagi dua, hal itu menurutnya biasa.

“Jadi saya harus aktif bersilaturahmi di dapil saya, juga harus sering di Jakarta sebagai Jubir tim Pemenangan,” katanya. (*)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.