Agus: Tumben Pelantikan Sepi Kritik

78
0
H Agus Wahyudin SH MH
H Agus Wahyudin SH MH

WAKIL Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Agus Wahyudin SH MH merasa ada yang berbeda dalam pelantikan pejabat, Kamis (2/1). Pasalnya, rotasi mutasi dan promosi pegawai biasanya kerap menuai keriuhan dan suara lantang para wakil rakyat yang mengkritisi.

“Selama ini DPRD selalu riuh dan lantang berkaitan rotasi, alhamdulillah rotasi kali ini tidak ada karena mungkin kepentingannya terakomodir,” ujarnya saat menghubungi Radar, kemarin.

Sehingga, kata dia, dapat disimpulkan suara lantang anggota dewan yang selama ini mengkritisi tegas ketika adanya pelantikan pegawai adalah suara yang tidak berkualitas. Ia berasumsi, seolah wakil rakyat ingin diajak diskusi, padahal bukan dalam kapasitasnya.

“Jadi akhirnya diketahui, suara lantang yang selama ini sering membuat pelantikan riuh itu tidak berkualitas, sebagai koordinator Komisi I saya menyayangkan sikap kritis DPRD selama ini tidak ada dipelantikan sekarang,” katanya.

Sejatinya, kata Agus, dia mendukung penuh ketika pelantikan dilaksanakan dalam upaya memacu penyerapan anggaran kegiatan yang sudah direncanakan. Apalagi, saat ini pelantikan didasari adanya perubahan nomenklatur di beberapa instansi pemerintah serta adanya SOTK baru.

“Kita ketahui, selama ini sering mengkritik urusan rotasi mutasi yang merupakan ke­wenangannya. Sebaiknya DPRD dapat membaca aturan secara jelas,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim SH mengatakan rotasi mutasi dan promosi merupakan kewenangan di pemerintah daerah. Pihaknya tidak akan masuk ke tataran teknis dalam me­nyi­ka­pi ­ke­bijakan wali kota mengatur formasi pegawai.

“Selama eksekutif berkoordinasi dengan baik, saya rasa tidak masalah. Alhamdulillah saat ini ada koordinasi yang baik, termasuk di sekretariat kami ada pergeseran itu dikoordinasikan,” katanya usai menghadiri pelantikan. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.