Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

88.5%

3.1%

0.3%

5.9%

0%

1%

0%

Agus Wahyudin: SK Anggota Dewan Digadaikan Sudah Turun Temurun..

42
0
DILANTIK. 45 Anggota DPRD Kota Tasik periode 2019-2024 saat dilantik, Selasa (3/9). Rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

INDIHIANG – Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin, buka suara soal tersiar kabar belasan anggota DPRD yang baru dilantik, Selasa Lalu (3/9), ramai-ramai menggadaikan Surat Keputusan (SK) penetapannya menjadi wakil rakyat ke bank.

Kata dia, adanya kabar itu dari sudut pandang tertentu memang tidak enak didengar. “Tapi ini terjadi sudah turun temurun, tiap periodesasi walaupun tidak semua anggota melakukan itu,” ungkapnya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (11/9).

Namun, terang dia, sepanjang hal itu positif maka SK ‘disekolahkan’ tak jadi masalah. “Kenapa juga dewan jadi sorotan. Toh ASN hampir semuanya menggunakan SK sebagai anggunan dan tidak ada komentar apa-apa,” terangnya.

Baca Juga : Wadidaaw.. Usai Dilantik Belasan Anggota Dewan Kota Tasik Gadaikan SK ke Bank

Baca Juga : Belasan Anggota DPRD Kota Tasik Gadaikan SK ke Bank, Nanti Kinerjanya..?

Yang penting, tegas dia, hal ini jangan sampai mengganggu kinerja dan fungsi dewan. “Ya begitu. Latar belakang anggota dewan juga variatif. Tentu variatif pula maksud kegunaanya (mengapa SK ‘disekolahkan’),” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sepekan lalu atau tepatnya Selasa (3/9), sebanyak 45 anggota DPRD Kota Tasikmalaya periode 2019-2024 yang baru dilantik. Baru sepekan dilantik, tersiar kabar belasan anggota legislatif itu sudah menggadai Surat Keputusan (SK) ke salah satu bank.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun, per SK wakil rakyat ini bisa mendapatkan pinjaman uang dari bank tersebut hingga ratusan juta rupiah. Jadi, jika belasan SK itu digadaikan, berarti nilai uang yang dipinjam keseluruhannya hampir miliaran rupiah.

Sekretaris DPRD Kota Tasikmalaya, Oslan Khaerul Falah mengatakan hingga hari ini, sudah ada 15 anggota DPRD kota Tasikmalaya yang Ia bantu persyaratannya untuk ‘menyekolahkan’ SK-nya ke bank.

“Sudah ada 15 anggota yang mengajukan. Sekitar 40 persen lah (yang menyekolahkan SK, Red),” ujar Oslan kepada radartasikmalaya.com, Rabu (11/9).

Namun, dia enggan membuka secara detail total nilai pengajuan ke bank oleh masing-masing anggota dewan yang menyekolahkan SK-nya. “Mungkin di atas seratus juta, di kisaran ratusan juta (per anggota dewan,” terangnya.

Oslan menjelaskan untuk bisa ‘menyekolahkan’ SK-nya dewan harus mendapat persetujuan dari Setwan. Dia menyebut perihal menggadaikan SK oleh anggota dewan ini merupakan hal yang wajar. Karena dilakukan juga oleh anggota di periode-periode sebelumnya.

(rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.