Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.3%

70.3%

Agustusan di Kelurahan Kahuripan Kota Tasik, Mulai Karnaval, Sepeda Santai Hingga Mirip Demo..

572
0
PESERTA KARNAVAL AGUSTUSAN
Peserta karnaval di Jalan Gunung Roay membawa tulisan soal pendidikan serba online, Senin (17/08). istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Peringatan Hari Kemerdekaan, Senin (17/08), disambut antusias seluruh bangsa Indonesia.

Khususnya di Kota Tasik, masyarakat pun antusias merayakan Hari Kemerdekaan ke-75 ini dengan berbagai kemeriahan kegiatan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, meski Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik meminta warga tidak membuat kegiatan Agustusan namun tetap saja dilakukan warga.⁰

Bukannya warga tak mengindahkan imbauan Gugus Tugas, namun mereka menilai kepada pentingnya Agustusan itu dirayakan, meski pelaksanaan perayaannya menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu seperti yang dilakukan warga di Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang.

Sekitar pukul 09.00 WIB mereka melakukan karnaval berkeliling. Pesertanya anak-anak, kaula muda dan ibu-ibu.

Ada juga sepeda santai, seperti yang dilakukan warga Perum Mutiara Cilolohan Residence.

Dimana pesertanya, mulai anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga bapak-bapaknya yang sekalian kawal anaknya.

SEPEDA SANTAI WARGA PERUM MUTIARA CILOLOHAN RESIDENCE
Anak-anak warga Perum Mutiara Cilolohan Residence tampak semangat mengikuti sepeda santai Agustusan, Senin (17/08). foto screen shot radartasikmalaya.com

Para peserta pawai ini pun menerapkan protokol kesehatan saat berkeliling. Ada yang memakai masker dan ada juga yang pakai pelindung wajah atau face shields.

Untuk karnaval, ada yang memakai pakaian adat daerah, sepeda hias, dan pakaian sekolah mulai SD, SMP, SMA hingga wisuda perguruan tinggi.

Khususnya para pelajar ini para peserta karnaval membawa atribut bertuliskan soal dampak dunia pendidikan akibat Covid-19 yang serba daring alias online.

“Atribut itu mungkin curhatan para pelajar yang terdampak Covid. Karena semua serba online,” ujar Sonjaya (40), warga Ampera yang kebetulan sedang melintasi lokasi.

Menurut dia sangat wajar jika warga ingin tetap merayakan Hari Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan Agustusan yang biasanya. Tapi memang protokol kesehatan harus tetap diterapkan.

“Tadi karnaval di Gunung Roay pada pakai masker. Jadi menurut saya mah yang penting protokol kesehatan diterapkan saat kegiatan Agustusan,” katanya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.