Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4%

19.6%

8.1%

68.2%

Agustusan di Kota Tasik tak Boleh Ada Keramaian

2131
5

CIHIDEUNG – Gugus Tugas Kota Tasikmalaya meminta warga tidak membuat kegiatan agustusan yang memicu kerumunan. Jika ada yang membandel maka akan ditindak Tim Gugus Tugas.

Momen peringatan hari kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus selalu disambut semarak oleh masyarakat.

Sudah menjadi tradisi warga di lingkungan masing-masing menyelenggarakan berbagai kegiatan dari mulai perlombaan dan karnaval.

Baca juga : Memutus Sebaran Covid-19, Pemkab Tasik Bikin Lomba Kampung Sehat

Akan tetapi, tahun ini situasinya akan berbeda mengingat pandemi sedang terjadi. Euforia kemerdekaan tidak akan dirasakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sekda Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan camat supaya tidak ada warga yang menyelenggarakan kegiatan di masa agustusan.

Khususnya kegiatan-kegiatan yang memicu kerumunan. “Kita khawatir terjadi penularan,” ujarnya kepada Radar, Senin (10/8).

Tim Gugus Tugas pun akan melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat. Jika ada kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan, maka akan ditertibkan.

“Penindakannya disesuaikan dengan kondisi yang ada, kalau memang berisiko tinggi ya bisa dibubarkan,” katanya.

Meski demikian, bukan berarti ekspresi masyarakat di momen peringatan hari kemerdekaan dilarang. Warga masih bisa melakukan dekorasi di lingkungannya semenarik mungkin.

“Kita bisa menghias lingkungan tempat tinggal kita,” ujarnya.

Di tahun ini, upacara hari kemerdekaan dari Pemkot pun akan dilaksanakan di lingkungan Bale Kota. Tidak lagi di Dadaha yang selalu diwarnai hiburan yang menjadi tontonan warga.

“Upacara ada, tapi pesertanya terbatas,” katanya.

Bulan Agustus juga biasa dimanfaatkan sebagian warga untuk mengais rezeki dengan menjual pernak-pernik merah putih. Dari mulai bendera, umbul-umbul dan properti lainnya.

Baca juga : Tak Pake Masker, 5 PNS dan 3 Magang Bale Kota Tasik tidak Didenda, Tapi..

Seperti yang dilakukan Solehudin (50), yang berjualan bendera dan pernak-pernik agustusan di kawasan HZ Mustofa. Dia sudah rutin setiap tahun menjual properti tersebut.

“Tapi tahun ini penjualannya menurun, mungkin lagi pada enggak punya uang,” ujarnya. (rga)

loading...

5 KOMENTAR

  1. Warga Masyarakat dan Aparatur Sipil/ASN di Kampung Wisata Ciakar Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya menyampaikan
    Selamat memperingati Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus HUT RI ke-75

  2. SAYA TIDAK SETUJU !!!!!!!
    KALAU MEMANG MAU MENERTIBKAN, TERTIBKAN MALL DAN PERTOKOAN YANG SUDAH JELAS2 BISA MENIMBULKAN KERUMUNAN DARI ORG2 YG TIDAK SALING KENAL. INI TIDAK ADIL…!!!!!
    BERSIKAPLAH BIJAK JANGAN BERAT SEBELAH, ANDA SEORANG PEJABAT YANG DUDUK DI KEPEMERINTAHAN, JANGAN PERNAH PUNYA FIKIRAN PENDEK.

  3. @heny, anda berbicara lantang belum tentu benar.. sumber penghasilan/pendapatan sebagian masyarakat mungkin berniaga (itu sifatnya kebutuhan mutlak cari duit untuk makan anak, istri/keluarga kalau tidak biaya hidup dari mana?), kita itu mahluk sosial (saling membutuhkan loh, dan saling ada keterkaitan, dg pertokoan/sarana perbelanjaan buka semua saling terkait sumber penghasilan didapat, tdk cuma toko/pusat perbelanjaan memiliki sumber penghasilan tp tukang ojek, tukang beca, tukang parkir dan lainya saling keterkaitan).. diera new Normal saat ini coba untuk saling menjaga diri, kalaupun butuh untuk keluar berbelanja, jangan lupa protokol kesehatannya digunakan… cobalah keluar hanya saat butuh dan hindari melakukan kegiatan yg tidak terlalu penting (sudah tugasnya pemerintah untuk mengingatkan dan membatasi).. cobalah bijak dalam berpikir dan tidaklah menyinggung salah satu pihak.. ini suara hati sy sebagai masyarakat Tasikmalaya

  4. Sy sebagai masyarakat biasa, sangat setuju untuk sementara untuk tidak mengadakan acara2 yg sipatnya mengundang keramaian… perayaan 17an masih bisa dilaksanakan dg cara sederhana (pemasangan bendera sari tiap rumah/pernakpernik untuk memeriahkan hari kemerdekaan dg sewajarnya saja..) semoga dg sikap disiplin dari setiap individu untuk memerangi covid, dan semoga bencana covid didunia bisa secepatnya terselesaikan… Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.