AHY: P3K Bukan Solusi

21
RAMAH. Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono saat Safari Politik di Garut. (yana taryana / radartasikmalaya.com)

TAROGONG KIDUL – Partai Demokrat akan memperjungkan nasib guru honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal tersebut diungkapkan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY siap memperjuangkan status guru honorer ini karena ribuan guru honorer menggantungkan nasibnya kepada pemerintah untuk dingkat menjadi PNS.

“Ada 439 ribu honorer yang berharap untuk mendapat kesempatan menjadi PNS. Tetapi belum direalisasikan oleh pemerintah,” ungkapnya kepada wartawan Rabu dini hari (28/11).

Meski saat ini pemerintah memberikan solusi yakni mengangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K), AHY menyebut itu bukan solusi.

“Honorer tetap ingin statusnya lebih baik, yakni diangkat menjadi PNS,” ujarnya.

Menurut dia, dalam pengangkatan PNS memang harus ada kompetisi yang harus dilakukan yakni dengan mengadakan tes. Tetapi untuk aturannya jangan dibatasi seperti sekarang ini yakni harus usia di bawah 35 tahun.

“Aturan penerimaan PNS saat ini membuat honorer seakan tak diperhatikan. Kasihan mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun,” katanya.

AHY mengatakan peningkatan honorer menjadi PNS seharusnya dilakukan bertahap. Sesuai dengan jenjang kinerja yang sudah diberikan. Cara tersebut, kata dia, bisa dilakukan dan sudah terbukti saat pemerintahan SBY.

“Seperti dulu, ada satu juta tujuh puluh ribu (honorer) yang jadi PNS. Tentunya ini dilakukan secara bertahap dan sesuai kemampuan negara,” ucapnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.