Ajak IKM untuk Berani Ekspor

122
0
PAPARKAN PROGRAM KERJA. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Indriya Karyadi usai diwawancara Radar mengenai program kerja di 2020 salah satunya optimalisasi program KITE IKM. Lisna Wati / Radar Tasikmalaya
PAPARKAN PROGRAM KERJA. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya Indriya Karyadi usai diwawancara Radar mengenai program kerja di 2020 salah satunya optimalisasi program KITE IKM. Lisna Wati / Radar Tasikmalaya

TASIK – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dengan melakukan ekspor.

Terlebih adanya fasilitas kepabeanan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil Menengah (KITE IKM).

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tasikmalaya  Indriya Karyadi mengatakan KITE IKM sebagai upaya menjawab tantangan ekspor secara global serta mendorong IKM lokal untuk naik kelas.

“Salah satu program Bea Cukai tahun ini yakni fasilitasi perdagangan dan industri dalam upaya optimalisasi penerimaan negara, di samping melakukan pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai,” ujarnya.

Indriya mengatakan, Tasikmalaya ini salah satu daerah basis IKM yang terkenal dengan bordirnya. Dari ribuan IKM di Kota Santri ini, baru 5 perusahaan yang memanfaatkan fasilitas KITE IKM dari Bea Cukai.

“Tahun ini kami genjot agar semakin banyak IKM yang memanfaatkan fasilitas kemudahan ini,” ujarnya.

Baca Juga : Ace Hardware Rayakan Ulang Tahun ke-25, Berikan Promo Eksklusif Member

Ia menyebutkan, KITE merupakan jawaban bagi para pelaku IKM dalam menekan biaya produksi sehingga keuntungan dan daya saing dapat meningkat, pada akhirnya bisa menstimulus para pelaku IKM untuk melakukan ekspor dan meningkatkan devisa negara.

Para pelaku usaha yang mendapatkan fasilitas KITE IKM ini akan mendapatkan manfaat yaitu dibebaskan dari pengenaan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) bila melakukan importasi bahan baku, bahan penolong dan barang modal berupa mesin untuk keperluan produksi barang jadi.

Di samping itu pelaku usaha juga bisa memperoleh kemudahan registrasi kepabeanan.

“Segala manfaat dan kemudahan itu dapat diperoleh asalkan barang jadi yang telah diproduksi di ekspor keluar negeri,” ujarnya.

“Untuk menggaet IKM yang berpotensi ekspor ini kami akan meningkatkan kerja sama dengan stakeholders terkait,” katanya.

Di antaranya dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten Se-Priangan Timur, dinas yang menangani perdagangan dan perindustrian, dinas yang menangani koperasi dan industri kecil menengah serta Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya.

“Kami juga akan membuka kerja sama dengan Kantor Pos Tasikmalaya untuk menjajaki kemungkinan dibukanya Pos Lalu Bea untuk memfasilitasi perdagangan e-commerce,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, ada kemungkinan di bukanya Pos Ekspor untuk memfasilitasi para pelaku IKM untuk memasarkan hasil produksi mereka ke luar negeri (pasar ekspor) dengan biaya pengiriman yang relatif terjangkau dan murah. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.