Ajengan Masuk Sekolah Kembali Dilanjutkan

43
0

PANGANDARAN – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali meluncurkan program Ajengan Masuk Sekolah dan Pangandaran Mengaji.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika mengatakan program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) yang masuk tahun ke empat bisa jadi role model bagi pendidikan karakter di Jawa Barat. “Sebelum ada Perpres Nomor 87 Tahun 2017, Peraturan Bupati Pangandaran tentang pendidikan karakter, ternyata sudah dibuat lebih dahulu,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan Selasa (19/2).

Menurutnya, Jawa Barat saat ini sedang menyusun program yang sama dengan AMS Pangandaran. “Kami sedang susun, dengan kepala sekolah, MUI dan lain-lain,” terangnya.

Untuk anggaran pendidikan karakter yang begitu besar, lanjut dia, menurutnya hal itu harus direncanakan sebaik mungkin. ”Koordinasi dan komunikasinya juga harus sebaik mungkin, “ tuturnya.

Menurutnya, baru Kabupaten Pangandaran yang memiliki program pendidikan karakter sinkronisasinya menggunakan perbup. ”Untuk cakupan Jawa Barat, baru disini saja,” terangnya.

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan pihaknya sudah menyiapkan anggaran Rp 15 miliar untuk mendukung program pendidikan karakter di pangandaran seperti AMS, Pramuka, Pangandaran Mengaji dan lain-lain. ”Karena daerah kita terbuka, perlu kita meningkatkan aspek kehidupan beragama dan sosial kita, sebab yang masuk ke daerah kita ini bermacam-macam,” jelasnya.

Menurut dia, program pendidikan karakter seperti AMS dan Pangandaran Mengaji selalu dievaluasi, agar lebih baik lagi. ”Kita baru masuk tahun ke-empat,” terangnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.