Aji Mumpung saat Kebakaran, Kios Buah di Tasikmalaya Dijarah

575

TASIK – Kebakaran yang menghanguskan dua bangunan di Awipari Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya para Rabu malam (11/10). Dibumbui aksi penjarahan terhadap sebuah kios buah di samping rumah yang terbakar.

Alhasil, pedagang buah tersebut mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, setelah dagangan dan uangnya diduga dijarah.

Pemilik kios buah, Elia Novianti (36) mengatakan saat kebakaran terjadi, ada dua pegawai yang berada di kios buahnya. Mereka panik karena rumah Enur (samping kios buah, Red) sudah terbakar api. “Pegawai pada panik dan langsung menyelamatkan diri ke sebrang,” ungkapnya kepada Radar, Jumat (12/10).

Namun tidak lama kemudian, massa langsung berkerumun ingin melihat api yang melalap rumah Enur dan rumah makan padang milik Reni. Selain di jalan, kata dia, kerumunan juga terjadi di kiosnya. Saat itu pegawai melihat beberapa orang mengambil buah dagangannya. “Memang kelihatan beberapa orang yang masukin buah-buahan ke baju, aji mumpung gitu,” tuturnya.

Melihat hal itu, pegawai pun meng­amankan sebagian barang dagangan. Namun beberapa pelaku tetap saja anteng mengambil buah-buahan yang dijajakan di kiosnya. Mereka tidak menggubris meskipun sudah ditegur. Setelah bubar (api selesai dipadamkan, Red), diketahui uang sekitar Rp 1 juta hasil penjualan buah pun ikut raib. “Total sama barang itu sekitar Rp 6 jutaan lah, karena barang dagangan baru datang jadi lagi banyak,” tuturnya.

Namun demikian, kata dia, dirinya tidak melaporkan kepada aparat kepolisian dan menganggap penjarahan itu sebagai musibah. “Kios dan pegawai yang bisa selamat dari kebakaran pun sudah membuat saya bersyukur,” paparnya.

Kapolsek Cibeureum AKP Suharto mengaku belum mendapat laporan terkait adanya penjarahan. Sementara ini, pihaknya lebih fokus kepada warga yang menjadi korban kebakaran. “Sementara mengungsi ke tempat saudaranya, tapi masih di seputaran Awipari,Cibeureum” katanya.

Adapun kerugian materi dari insiden kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 450 juta. Pasalnya bangunan yang benar-benar hangus terbakar hanya rumah makan milik Reni dan kediaman Enur saja. “Itu taksiran saja, kira-kira Rp 450 juta,” tuturnya.

Kemarin (12/10) sebanyak empat lokasi kebakaran terjadi. Selain bangunan di Awipari dan kios di Jalan SL Tobing, api juga menghanguskan kios dagangan di Cihideung Balong serta lahan kosong di wilayah Situ Cibeureum.

Diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 21.00, Jalan Khoer Affandi Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya mendadak macet. Antrean kendaraan terjadi lebih dari 2 Km, kerumunan warga memadati jalanAwipari Kelurahan Awipari Kecamatan Cibeureum, dimana sejumlah bangunan milik warga hangus terbakar.

Api menghanguskan sebuah rumah warga milik Enur, rumah makan padang milik Reni Sopiani,  tempat service elektronik milik Iwan dan sebuah toko kelistrikan milik H Ooh. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.