Akan Banyak Kenangan saat Aktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran

153

BANJAR – Rencana reaktivasi jalur kereta api Banjar – Pangandaran disambut baik oleh warga yang tinggal di bantaran rel menuju pantai Pangandaran, yang sudah puluhan tahun mangkrak.

Tepatnya warga di dusun Pangasinan Desa Binangun Kecamatan Pataruman Kota Banjar.

Salah seorang warga, Dudung (69) mengaku senang jika jalur kereta api Banjar ke Pangandaran diaktifkan kembali.

Akan terulang kembali banyak kenangan masa lalu, waktu masih duduk di bangku SD, saat usia 8 tahun.

“Iya dulu pernah naik kereta api kuik (sebutan kereta saat itu, red). Ayeuna mah tos teu aya nu kitu, tapi saurna rencana jalur ieu (kereta api, red) bade diaktifkan deui,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (9/1) disela istirahat di sekitar terowongan Philip.

Menurut dia, naik kereta api jalur Banjar – Pangandaran banyak kenangan yang tak bisa dilupakan.

“Kapungkur mah waktos alit, aya kereta teh hoyong naek, bari lulumpatan ngudag kereta trus nangkel di gerbong,” ungkapnya dalam bahasa Sunda.

(Dulu saat masih kecil, setiap ada kereta selalu pingin naik, lari ngejar kereta lalu menggandul di gerbong kereta)

Warga lainnya, Nani (60) mengatakan waktu kecil dulu juga pernah naik kereta api jalur Banjar – Pangandaran yang melintasi persawahan.

Dulu, kenang dia, sempat terjadi kecelakaan, yang mengakibatkan kereta api terguling sehingga jadi tontonan warga.

“Hilap deui tahun sabaraha, pokokna mah pas jalur kereta api ieu (Banjar – Pangandaran, red) masih berfungsi,” ungkapnya.

Dirinya sangat setuju jika jalur kereta api Banjar – Pangandaran kembali diaktifkan, karena selain bisa mengenang masa lalu, juga memiliki daya tarik tersendiri.

Warga yang tinggal di sekitar rel jalur kereta api harus rela pindah, karena tanah itu milik KAI. (nto)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.