Akan Rugi jika Pindah Domisili

38

BANJAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar rapat koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Banjar Senin (11/2).

Dalam kesempatan tersebut, KPU Kota Banjar meminta PPK dan PPS menyusun daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) pada Pemilu Serentak 2019 secepatnya.

“Sejauh ini untuk DPK masih nol kosong, hal itu menandakan penyusunan data masih bagus,” ungkap Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Muhklis kemarin.

Menurut Danial, sejauh saat ini untuk DPTb belum ada karena pemilih yang memiliki hak pilih jika ingin melakukan pemilihan di daerah lain, bukan domisili harus melampirkan formulir A5. Dan maksimal harus masuk 30 hari sebelum hari H pemilihan.

“Ini harus disesuaikan dengan dapilnya, mereka akan tetap dapat surat suara, tapi tidak lima surat suara pastinya karena beda dapil,” jelasnya.

Menurutnya ada beberapa hal yang harus diisi pemilih jika ingin melakukan pemilihan di daerah luar Kota Banjar, seperti pindah domisili, terkena bencana alam, melanjutkan pendidikan, pindah tahanan dan lainnya.

Meski begitu, lanjutnya, hal ini merugikan bagi pemilih karena hak pilihnya hanya mendapatkan beberapa kertas surat suara karena disesuaikan dengan dapilnya. “Sangat rugi pasti, tapi kalau jika hal itu terpaksa dan urgent maka harus dilakukan,” pungkasnya. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.