AKB Kota Banjar Tunggu Hasil Swab Test

39
0
H Nana Suryana Wakil Wali Kota Banjar
H Nana Suryana Wakil Wali Kota Banjar

BANJAR – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjar berakhir 28 Juni. Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana mengatakan secara otomatis akan menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Namun, kata dia, secara resmi penerapan AKB masih menunggu hasil swab test oleh Dinas Kesehatan.

“Secara otomatis kita menerapkan AKB karena PSBB sudah berakhir. Namun untuk launching AKB, kita masih menunggu hasil swab test dari Labkesda turun semua. Karena jika hasilnya nanti ada yang positif Covid-19, maka kemungkinan situasi akan berubah dan PSBB diperpanjang lagi,” kata H Nana Senin (29/6).

Ia menjelaskan Covid-19 di Kota Banjar statusnya biru dan mulai membaik ke arah status zona hijau.

“Situasinya semakin membaik dan otomatis jika kasus Covid-19 tidak ada pasien yang dirawat, maka naik ke status zona hijau. Saat zona hijau ini, berbagai aktivitas seperti belajar mengajar di sekolah bisa dilaksanakan sesuai petunjuk protokol kesehatan dari pemerintah pusat,” ungkapnya.

Baca Juga : Menara Telekomunikasi di Pintu Singa Banjar Ilegal dan Jadi Tempat Main Anak-Anak

Ia berharap masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan supaya situasi di Kota Banjar terus meningkat ke arah lebih baik. Ekonomi dan aktivitas masyarakat pun, kata dia, sudah mulai normal.

“Self assesment oleh Dinas Kesehatan Kota Banjar sudah selesai dilaksanakan, tinggal menunggu hasil swab test terhadap masyarakat Kota Banjar yang kemarin-kemarin menjalani swab test,” ungkapnya.

Baca Juga : Kota Banjar Siap Terapkan AKB

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Banjar dr Agus Budiana mengatakan hingga saat ini Dinas Kesehatan telah melakukan swab test sebanyak 800 spesimen. Tes tersebut dilakukan hampir setiap hari dan lokasinya tersebar di beberapa tempat keramaian di Kota Banjar.

“Tes swab garis ini akan terus dilakukan secara masif. Saat ini sudah sekitar 800 spesimen swab warga Kota Banjar yang sudah dikirim ke Labkesda Jawa Barat di Bandung,” ungkapnya.

Dari 800 sampel swab tersebut, sudah keluar hasil sebanyak 250 sampel. Semuanya negatif Covid-19. Sementara alat tes swab bantuan dari Pemprov Jabar sebanyak 1.090 alat. Sisa alat yang tersedia katanya, akan dipergunakan untuk tes swab karyawan pabrik dan lokasi keramaian orang-orang.

“Sekitar 250 yang merupakan pedagang Pasar Banjar dan Pasar Bojongkantong hasilnya negatif. Sisanya masih menunggu hasil sambil kami terus lakukan tes ke lokasi-lokasi lainnya di Kota Banjar,” ungkap dr Agus. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.