AKB/ New Normal di Kabupaten Tasik, Ini Kata Dewan dan Tokoh Pemuda

833
0

SINGAPARNA – Sejak Sabtu (30/5), Pemkab Tasik, melalui juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 mengklaim sudah menerapkan tatanan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Hal tersebut ditanggapi oleh anggota dewan dan tokoh muda Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua DPRD Kabupaten Tasik, Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan, dalam menerapkan AKB, pemerintah daerah atau tim gugus tugas harus tetap waspada atas penyebaran Covid-19.

Artinya, kata dia, pemerintah atau gugus tugas harus memastikan bahwa di masyarakat, protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Penerapan New Normal atau AKB jangan sampai mengesampingkan kewaspadaan.

“Artinya, pemerintah atau gugus tugas harus benar-benar massive dalam sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Fungsi RT siaga itu harus dimunculkan, untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan. Jadi harus benar-benar dijalankan oleh masyarakat,” tutur dia.

Suksesnya penerapan AKB ini, lanjut Asep, tergantung dari kesadaran masyarakat dan upaya pemerintah dalam mengawasi kegiatan masyarakat.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna menambahkan, penerapan new normal dan AKB ini harus diawali sosialisasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.

Nana menilai, selama ini sosialisasi itu tidak berjalan maksimal.

“Karena kita lihat kemarin, masih banyak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Nah ini harus dirubah oleh pemerintah, bagaimana menyadarkan masyarakat. Salah satunya dengan sosialisasi masif,” jelas dia.

(diki setiawan)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.