Akhirnya Tarif Parkir di Kota Tasik TAK JADI NAIK, Ini Alasannya..

275
0

KOTA TASIK – Kenaikan tarif parkir yang jadi kado tahun baru 2020 dari Pemkot Tasikmalaya dan terus diprotes warga, hingga akhirnya kembali menggunakan tarif lama.

Pembatalan kenaikan tarif ini terungkap setelah Komisi II DPRD Kota Tasik melakukan rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasik, Selasa (7/1) sore.

“Kita berketetapan diterapkan tarif yang lama. Kembali ke yang lama. Perwalkot Nomor 51 tahun 2019 dicabut. Kembali ke tarif lama sampai dengan kajian kita menyeluruh berdasarkan pandangan masyarakat,” ujar Ketua Komisi II, Andi Warsandi kepada radartasikmalaya.com.

Terang Andi yang ditemui usai rapat, hal ini berlaku mulai hari ini. “Jadi kalau mau naik ya kita mesti kajian dulu untuk formula terbaiknya soal restribusi parkir ini. Jadi ya Kadis sudah setuju soal ini (menggunakan tarif lama lagi, Red),” terangnya.Jadi, beber dia, yang harus dilakukan Pemkot melalui Dishub adalah menggali potensi pendapatan dari parkir.”Kita sudah sepakat untuk melakukan tata kelola parkir. Karena penyempurnaan dan tata kelola yang baik masih dimungkinkan,” bebernya.

“Misalnya melakukan identifikasi berkaitan denhan pendataan kendaraan dan potensi parkir di lapangan. Kalau Perwal yang berlaku tertanggal 1 Januari itu, hari ini dicabut. Kami meminta bagian hukum untuk tidak diberlakukan dulu revisi yang baru,” sambungnya.

Jelas dia, kedepan pihaknya akan lanjutkan pembahasan dengan Dishub untuk formula yang tepat dalam penggalian potensi pendapatan dari parkir.”Dengan berbagai pertimbangan di masyarakat. Tentu juga berdasarkan kebutuhan. Dan tatanan pengelolaan yang lebih profesional,” jelasnya.

Terpisah, Kadishub Aay Z Dahlan membenarkan soal ini. “Kita kan pelaksana. Sesuai keputusan saja diikuti. Bukan dibatalkan. Ini masih pembahasan. Saya masih dalami dengan komisi II. Belum final. Besok juga akan berlanjut pertemuannya,” tuturnya.

Jelas dia, sejak dipasang plang sosialisasi kenaikan tarif pihaknya masih memberlakukan tarif 2011 belum sesuai Perwalkot Nomor 51 tahun 2019.”Belum Perwalkot karena masih ada yang perlu ditinjau ulang dan dipertegas. Spanduk dan tiang sosialisasi dicopot lagi nanti, gampang itu,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tarif baru parkir yang dibatalkan itu sempat diberlakukan mulai Januari 2020.Yakni parkir sepeda motor naik dari Rp 1.000 jadi Rp 3.000, mobil dari Rp 2.000 jadi Rp 4.000 dan mobil besar antara Rp 5.000 sampai Rp 6.000 per kendaraan. Tetapi dengan keputusan itu tarif kembali ke yang lama.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.