Akses SDN Tugu di Kota Tasik Ditutup Warga, Dewan Turun Tangan

75
0
DIPAGAR. Akses depan menuju SDN 02 Tugu ditutup pagar panel beton di Jalan Mayor SL Tobing, Cihideung, Kamis (1714).

INDIHIANG – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya akan berupaya melakukan mediasi terkait ditutupnya akses jalan menuju SDN 02 Tugu di Kecamatan Cihideung.

“Kita akan coba mediasi bersama stakeholder terkait, untuk mencari solusi terbaik. Sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi orang tua siswa atau anak didik,’ ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam kepada Radar, Minggu (20/12).

Dalam hal ini, kata Dede, Pemerintah Kota Tasikmalaya bertanggung jawab atas sarana dan prasarana pendidikan. Salah satunya bisa memberikan jalan yang layak dan aman kepada siswa. “Idealnya Pemkot membeli lahan tersebut. Kalau tidak punya anggaran bisa coba diprogramkan pada 2022, karena untuk saat ini anggarannya (APBD 2021, Red) sudah diketuk,” tuturnya.

Dia mencontohkan apabila Pemkot tidak memiliki anggaran saat ini untuk membeli tanah waris seluas 1356 meter persegi tersebut. Pemkot seharusnya bisa memproses itikad baik dari pewaris yang memberikan jalan masuk dengan lebar 50 sentimeter dan panjang 70 meter persegi.

”Atau Pemkot bisa melakukan penataan jalan lewat jalur belakang, agar tidak mengeluarkan biayanya tidak terlalu besar,” katanya.

Baca juga : Perayaan Natal di Kota Tasik Saat Pandemi dengan Prokes, Pernaki-Pernik Tetap Disiapkan & Dipasang

Sementara itu, ketika Radar mencoba konfirmasi kepada Kepala Kantor Pertanahan/BPN Kota Tasikmalaya Riswan Suhendi SH. Yang bersangkutan hanya menjawab dengan singkat, pihaknya akan mengkroscek data terlebih dahulu.

“ Besok ( hari ini 21/12, Red) akan tanyakan dulu kepada staff saya,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, akses jalan menuju SDN 02 Tugu di Jalan Mayor SL Tobing Kecamatan Cihideung ditutup, lantaran pemilik lahan mengklaim sejumlah luasan tanah di lokasi tersebut merupakan milik keluarga.

Saat ini, memang tidak terlalu menjadi persoalan lantaran para siswa belakangan ini menjalani proses kegiatan belajar mengajar secara daring.

Termasuk, saat ini pun dalam kalender pendidikan sudah memasuki masa libur. Di sisi lain, Lurah Tugujaya Dudu mengungkapkan ada keresahan dari para guru dan warga yang tidak dapat mengakses dari Jalan Mayor SL Tobing. Lantaran adanya penutupan akses masuk dengan pagar, sejak awal September lalu.

“Sebetulnya berbagai pihak sudah berunding dan musyawarah bersama, namun hasilnya tetap ditutup,” ujarnya kepada Radar, Kamis (17/12).

Kepala SDN 02 Tugu Kecamatan Cihideung, H Ma’mun SPd mengungkapkan akhir November lalu pihaknya kembali melakukan mediasi, bahkan diikuti Dinas Pendidikan dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tasikmalaya. Termasuk melibatkan pewaris pemilik lahan tersebut.

“Hasil rundingan itu, pewaris memberi akses jalan selebar 50 sentimeter, sepanjang jalan menuju kompleks sekolah dari Jalan SL Tobing,” katanya.

Menurutnya, pemkot dan pewaris masih mengurusi bukti masing-masing, berkaitan hak atas kepemilikan lahan melalui sertifikat. Nyatanya, terdapat dua sertifikat di bagian depan sekolah, bagian barat sekolah yang merupakan lahan bagian belakang barat pemilik pewaris.

“Nah, kami berharap ada win-win solution. Tukar guling misalnya, atau apa. Supaya tidak terjadi adanya pembongkaran kelas, lantaran pewaris lahan memiliki sertifikat tanah itu sejak 1970-an. Sedangkan Pemkot sertifikatnya dimiliki sekitar 2009-an,” jelas Ma’mun. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.