Aksi Damai untuk Habib Rizieq

128
0
AKSI DAMAI. Ulama, mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Islam (FMI) Ciamis, santri dan tokoh masyarakat Ciamis melaksanakan aksi damai di Alun-Alun Ciamis Kamis (21/11). Mereka meminta pemerintah mencabut pencekalan kepada Habib Rizieq. IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Islam (FMI) Ciamis, santri, ulama dan tokoh masyarakat Ciamis menggelar aksi damai dan mimbar bebas. Aksi tersebut digelar di Alun-Alun Ciamis Kamis (21/11) sekitar pukul 09.00. Mereka membawa spanduk dan poster.

Ketua (Imam) DPD FPI Jawa Barat KH Maksum menjelaskan aksi gabungan mahasiswa dan santri itu ratusan yang tergabung dari para ulama, tokoh masyarakat, santri dan mahasiswa ini untuk menggelar mimbar bebas. Pihaknya tidak meminta untuk mengembalikan Habib Rizieq atau meminta dana untuk membayar denda Rizieq Shihab. Tapi satu yang diminta untuk mengembalikan hak asasi, cekal Habib Rizieq Shihab agar segera dicabut. “Ada surat cekal sudah ditunjukkan, justru dicekal negara sendiri Indonesia,” ujar KH Maksum kepada wartawan.

KH Maksum menyampaikan bahwa Arab Saudi tidak memiliki kepentingan atau keuntungan terhadap Habib Rizieq Shihab. Mereka cuma melindungi keselamatan Habib Rizieq. “Jadi kalau cekal dicabut, (Habib Rizieq, Red) bisa pulang,” ujar KH Maksum.

Jadi, kata KH Maksum, Habib Rizieq bukan tidak mau pulang atau tak mau nenbayar denda, justru masalahnya dicekal. “Bahkan habib sudah mencoba empat kali pulang namun tetap tidak bisa. Karena Arab Saudi menunggu respons dari Indonesia,” kata KH Maksum.

Ia berharap Pemerintah Indonesia memberikan kebaikan untuk mencabut cekal kepada Habib Rizieq agar bisa kembali ke Indonesia. “Yang kami khawatirkan itu, reaksi masyarakat, kalau tidak dicabut,” ungkapnya.

KH Maksum mengatakan sebenarnya tidak perlu ada yang ditakutkan dari seorang Habib Rizieq, karena dia bukan koruptor, bukan gembong judi atau narkoba. Saat ini pemilu juga sudah selesai dan kondisi aman dan kondusif. “Toh kami sangat merindukan beliau,” jelasnya.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kabupaten Ciamis KH Deden Badrul Kamal alias Mama Golangsing menjelaskan aksi kemarin untuk meminta pemerintah mencabut pencekalan habib.

“Kami nanti tanggal 2 Desember 2019 ini dari Camis massa akan datang ke Jakarta ikuti reuni 212 sekaligus maulid nabi serta aksi damai juga,” tandasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.