Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

Aksi Para Perwira Ciamis Dalam Memanfaatkan Sumber Daya

80
0
Istimewa TALK SHOW. Pengurus Perwira DPC Ciamis saat Talk Show Semangat Pagi di Studio Radar Tasikmalaya TV, Kamis (11/6). Pihaknya memaparkan program Go Agro yang menghasilkan aneka produk oleh-oleh inovatif khas Ciamis.

TASIK – Memanfaatkan sumber daya alam di Kabupaten Ciamis, Perkumpulan Perempuan Wirausaha (Perwira) DPC Ciamis menggencarkan program Go Agro.

Dari program ini, hasil pertanian diolah menjadi produk kuliner inovatif yang bernilai jual tinggi.

Ketua Perwira DPC Ciamis Minceu Rosita mengatakan Kabupaten Ciamis dikenal dengan potensi pertaniannya.

Baca juga : Sale Pisang dari Ciamis Diekspor ke Malaysia

Makanya Perwira menggagas program Go Agro yang menampung dan mendorong wirausaha wanita di bidang kuliner olahan pertanian.

“Program Go Agro ini sinergi dengan program pemerintah yang sama-sama mendongkrak hasil pertanian sebagai program unggulan daerah,” ujar Minceu saat Talk Show Semangat Pagi di Studio Radar Tasikmalaya TV, Kamis (11/6).

Aneka produk yang dihasilkan dari program Go Agro ini di antaranya sale pisang aneka rasa yang sudah tembus pasar ekspor Malaysia.

Ada juga produk kuliner mustofa yang terbuat dari kentang dengan rasa yang manis, gurih dan pedas. Mustofa yang tadinya hanya makanan rumahan, kini dikemas dengan packaging menarik sehingga menjadi produk oleh-oleh khas Ciamis.

“Untuk produk mustofa ini kita bekerja sama dengan petani kentang,” katanya.

Selain itu ada produk kopi arabika yang juga dikemas menarik dan higienis sehingga bisa dijual ke berbagai daerah di Indonesia. Untuk olahan kopi ini, ada perkebunannya dari hulu ke hilir.

“Yang tak kalah unik ada produk nata de coco. Industri nata de coco ini telah bekerja sama dengan perusahaan besar,” katanya.

Ada juga jus honje dan selai honje yang kini jadi oleh-oleh khas Ciamis. “Honje atau kecombrang ini biasanya dipakai sebagai bumbu atau rempah, nah oleh wirausaha di Ciamis, honje dijadikan sirup dan selai yang rasanya enak dan tentunya berkhasiat,” ujarnya.

Selain itu ada abon jamur, tutug oncom instan dan lain-lain. Ia berharap, akan semakin banyak lagi wirasuara-wirausaha di Ciamis yang menciptakan produk inovatif dari hasil pertanian.

“Dengan kreativitas dan inovasi, nilai jual suatu produk terdongkrak,” katanya.

Dalam waktu dekat Perwira juga akan menggelar open space galery untuk membantu memajukan pariwisata di Kabupaten Ciamis.

“Pada pameran ini kita akan fokus mengenalkan produk oleh-oleh khas Ciamis. Sehingga masyarakat luas tahu bahwa oleh-oleh Ciamis itu bukan hanya galendo. Banyak potensi yang bisa digali di Ciamis ini,” ujarnya.

Minceu menambahkan, Perwira merupakan suatu organisasi yang mewadahi perkumpulan para perempuan wirausaha.

Baca juga : 20 Wartawan Ciamis Negatif Corona, 1 Positif Diisolasi di Bandung

Anggotanya kini sekitar 60 orang. “Kita punya tujuan untuk memunculkan wirausaha-wirausaha perempuan yang punya kreativitas dan kemandirian,” katanya. Perwira DPC Ciamis yang berdiri sejak 2017 ini punya banyak kegiatan, salah satunya mendampingi wirausaha untuk mengembangkan usahanya.

“Makanya kita bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan STT YBSI untuk kerja sama pelatihan pembuatan packaging dan desain produk,” pungkasnya. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.