Aksi Tolak Omnibus Law Memanas. Pintu DPRD Kota Tasik Jebol, Pos Satpam Dirusak

23
0
Pos satpam DPRD Kota Tasik dan pintu keluar dirusak massa, Rabu (07/10) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Aksi ratusan massa gabungan mahasiswa, kelompok bermotor dan masyarakat Kota Tasikmalaya terkait disetujuinya omnibus law oleh DPR RI, Rabu (07/10) siang menghangat.

Ratusan massa sebelumnya sempat melakukan aksi diam sambil duduk di pertigaan Jati, Indihiang, menutup jalan. Namun, pukul 11.30 WIB, ratusan massa mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan kelompok bermotor tiba di lokasi aksi.

Namun, massa ini tak melakukan aksi diam. Tapi terus bergerak merangsek ke depan Gedung DPRD Kota Tasik. Setelah sempat berorasi dan melakukan aksi bakar ban, sekitar pukul 12.45 WIB massa mulai menghangat.

Entah dikomandoi siapa sebagian massa mulai memaksa masuk ke DPRD. Pagar besi pintu masuk gedung DPRD pun jebol. Akhirnya aksi mulai masuk ke area parkir DPRD Kota Tasik sambil membakar ban.

Sekitar pulul 13.00 WIB, entah massa dari mana masuk melalui pintu keluar Gedung DPRD. Pintu keluar di sebelah kanan jalan itu roboh dan massa pun mengamuk merusak pos satpam DPRD.

Terpantau di lokasi, kini massa mereda sambil melantunkan salawat dan astagfirulloh. Beberapa korlap aksi pun berteriak “ini bukan aksi dari kita? Tolong jangan merusak fasilitas umum,” teriak seorang korlap aksi.

Namun, beberapa massa yang memakai masker itu setelah sukses merobohkan pintu keluar DPRD, mereka memecahkan semua kaca pos satpam. Hingga kini, aksi masih berlangsung. (rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.