Aktivis: Jangan Kasih Kendor!

61
0
ilustrasi

CIAMIS – Aktivis mahasiswa mengapresiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis yang sedang menangani tiga kasus dugaan korupsi. Namun begitu, aktivis akan memantau penuntasan kasus-kasus korupsi di Ciamis, termasuk yang belum ditangani penegak hukum.

“Kami mengajak kepada para aktivis, mari kita pantau dan kawal penanganan kasus tersebut. Jangan kasih kendor. Karena masih ada kasus-kasus lain yang harus segera ditangani juga oleh Kejari,” ujar Sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis Jejen Zainal Muttaqin kepada Radar, Kamis siang (1/8).

Kejari Ciamis saat ini menangani kasus dugaan korupsi pengadaan fingerprint (mesin absensi elektronik) di kantor kecamatan puskesmas dan di bawah Dinas Pendidikan. Kasus lainnya yaitu retribusi objek wisata Situ Lengkong Panjalu dan anggaran makan dan minum serta alat tulis kantor (ATK) KPU Pangandaran.

“Saya menekankan Kejaksaan harus kerja cepat dan tepat dalam menangani kasus korupsi di Ciamis,” ujarnya berharap.

HMI berharap setelah tiga kasus itu selesai, Kejari bisa segera menyelesaikan juga kasus lainnya. Agar ke depan, Ciamis harus bersih. “Semoga tiga kasus itu cepat selesai. Kejari harus semakin tegas dan lanjut ke kasus yang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, Bupati Ciamis Dr Herdiat Sunarnya saat ditanya mengenai kasus dugaan korupsi pengadaan fingerprint, dia menjawab singkat. Terlebih, dia mengaku tidak mengikuti perkembangannya dan tidak mengetahui kasus tersebut.

Loading...

“Lebih baik no comment saja. Dari Kejaksaan juga belum ada koordinasi dan penyelidikannya dan pemeriksanya seperti apa,” ujarnya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Ciamis, Kamis siang (1/8). (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.