Aktivitas di Masjid Agung Kota Tasik tetap Berjalan, Ada Pembagian Takjil & Air Mineral

141
0
RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA BERDOA. Ketua Harian DKM Masjid Agung Kota Tasik KH Aminudin Bustomi MAg memimpin doa bersama usai salat Magrib berjemaah Selasa (28/4).

Masjid Agung Kota Tasikmalaya tetap menyediakan takjil untuk berbuka puasa. Namun saat ini jamaah yang datang jauh lebih sedikit

dibanding Ramadan-Ramadan sebelumnya.

Rangga Jatnika, Cihideung

Jam menunjukkan pukul 17.15 dan lantunan ayat suci Al-Qur’an mulai terdengar dari pengeras suara Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Aktivitas di sekitar masjid di pusat Kota Tasikmalaya ini masih terlihat ramai, namun masuk ke pelataran hanya beberapa orang saja yang terlihat.

Baca juga : Kecewa tak Jelaskan Pengadaan Barang di Bagian Umum Pemkab Tasik, Rapat LKPJ Distop

Mereka berbincang sambil duduk di teras masjid. Ada juga yang menunggu kumandang azan sambil berbaring. Di sisi mereka terlihat air mineral dan makanan ringan khas buka puasa.

Radar mencoba berkeliling di seputaran rumah ibadah umat muslim tersebut. Ada sebuah rak yang berisi belasan air mineral. Beberapa orang terlihat datang dan mengambilnya saat waktu azan magrib semakin dekat.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an berhenti berubah menjadi suara takbir di mana azan Magrib sudah berkumandang. Orang-orang yang ada di pelataran masjid mulai menegak air minum yang sudah mereka siapkan.

Sebagian dari mereka ada yang langsung melangkah menghampiri pedagang makanan di sekitar Masjid Agung. Sebagian lagi ada yang langsung mengambil air wudu dan masuk ke ruangan masjid.

Terlihat Ketua Harian DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi MAg sudah berdiri di tempat imam untuk memimpin salat Magrib. Jamaah menunaikan salat Magrib dengan protokol kesehatan. Jemaah berada di shaf sesuai tanda di lantai masjid.

Usai salat magrib, Radar pun berbincang dengan ulama yang juga Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya itu. Kami berbincang di lobi masjid di bagian belakang masjid.

KH Aminudin mengatakan suasana Masjid Agung saat ini sangat berbeda, terlebih di bulan Ramadan. Padahal biasanya momen buka puasa selalu ramai jamaah yang buka puasa dan ikut salat berjamaah di masjid.

“Seperti yang dilihat, sekarang hanya beberapa orang saja,” tuturnya.

Meskipun tidak secara khusus menyediakan takjil, DKM masih memberikan takjil kepada warga yang sedang beraktivitas di sekitar Masjid Agung. “Karena masih ada agniya yang menitipkan pembagian takjil kepada kami,” jelas pimpinan Ponpes Sulalatul Huda, Paseh, Cihideung ini.

Pihak DKM Masjid Agung juga menyiapkan air mineral di rak-rak khusus di teras masjid. Itu sengaja disiapkan untuk warga atau jamaah yang akan berbuka puasa.

Baca juga : Pemkot Tasik Berupaya Tekan Sebaran Corona, Sejumlah Warga Masih Abai

“Siapa saja bebas mengambil di sana,” kata KH Aminudin.

KH Aminudin mengaku sedih melihat kondisi saat ini atau di masa pandemi Covid-19. Selain pembatasan jamaah salat, juga penghapusan kegiatan-kegiatan keagamaan di masjid.

“Mudah-mudahan ini kondisi ini bisa segera berlalu dan kami tidak berharap masyarakat terlalu nyaman di rumah hingga tidak lagi datang ke masjid,” ujar KH Aminudin. (*)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.