Aktor Utama Money Politic Sulit Disentuh

25
0
SINERGI. Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Anggota Bawaslu Jawa Barat Yusuf Kurnia (kiri) dan Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawa, Selasa (17/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
SINERGI. Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Anggota Bawaslu Jawa Barat Yusuf Kurnia (kiri) dan Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawa, Selasa (17/12). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebutkan selama ini aktor utama pelanggar pemilu sulit disentuh dan yang kena hanya mereka yang terjun langsung ke lapangan.

“Aktor utama dalam sebuah kasus semisal money politics, sangat sulit disentuh. Biasanya pembuktian proses hukum sering sekali terputus di aktor lapangan,” ungkap Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Anggota Bawaslu Jawa Barat Yusuf Kurnia saat ditemui di STITNU Alfarabi, Selasa (17/12).

Akibatnya, menurut dia, pelanggaran pemilu terus berulang, hal itu karena aktor utama yang tidak pernah tersentuh. ”Ini menjadi pekerjaan penting bagi pengawas pemilu melakukan evaluasi,” tuturnya.

Menurut dia, aktor utama yakni mereka yang mendesain money politics secara masif, menyebar kampanye hitam secara luas. ”Biasanya mereka memiliki ide atau gagasan yang baik untuk melakukan itu semua,” terangnya.

Padahal, lanjut dia, dalam KUHP Pasal 55 menerangkan yang bisa dijerat bukan hanya aktor lapanganya, tetapi juga aktor utama yang sudah memberikan perintah.

”Harus ada persamaan persepsi terkait bagaimana langkah-langkah yang akan diambil dalam persoalan penegakan keadilan ini,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengatakan pihaknya sudah berkomitmen dengan Bawaslu Jawa Barat untuk memberikan pemahaman secara luas kepada masyarakat, tentang pengawasan pemilu, regulasi pengawasan dan pengenalan jenis pelanggaran selama kampanye.

”Kami targetkan tidak hanya masyarakat umum, tetapi juga para pemilh pemula,” ujarnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.