Akui Ade Belum Dikenal Merata, Mesin PDIP Siap Membantu Sosialisasikan Ade di Pilkada

124
0
H Demi Hamzah Rahadian SH MH

SINGAPARNA – Badan Pemenangan Pilkada (Bappda) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya mengakui nama Ade Sugianto masih belum dikenal secara menyeluruh oleh masyarakat Kabupaten Tasik.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pemenangan Pilkada (Bappda) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H Demi Hamzah Rahadian SH MH saat dihubungi Radar, Rabu (25/12).

“Ya memang benar bahwa beliau (Ade Sugianto, Red) sendiri mengaku dari pengalaman pribadi beliau saat terjun ke masyarakat, masih ada sebagian yang belum tahu bahwa bupatinya sekarang Ade Sugianto,” kata Demi.

Masih belum meratanya keterkenalan Ade, kata Demi, merupakan sebuah kewajaran bagi pemimpin daerah yang baru satu tahun memimpin. Ade memimpin Kabupaten Tasikmalaya sejak Desember 2018.

“Saya kira wajar, kan Pak Ade baru menjadi bupati tidak lama. Tidak aneh, ketika masih ada masyarakat yang tahu bahwa bupatinya masih Pak Tatang (Tatang Farhanul Hakim, Red). Artinya Pak Uu yang sudah dua periode termasuk nyalon gubernur saja tidak tahu, apalagi pak Ade yang baru jadi bupati,” tegas Demi.

Demi mengaku tidak melihat kepada sosok Ade Sugiantonya, akan tetapi membaca bahwa kondisi masyarakat saat ini sudah tidak peduli siapa pemimpinnya.

“(Masyarakat, Red) masa bodo lah. Mau pemimpinnya siapa juga,” ujarnya.

Kondisi masyarakat yang apatis tersebut, menurut Demi, berbahaya. Kenapa? Artinya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pejabat negara, pemimpin politik dan politisi atau para pemimpinnya sudah mulai memudar.

Maka dari itu, Demi menambahkan, popularitas dan elektabilitas itu hasil dari sebuah ikhtiar yang baik. Upaya yang baik, kebijakan yang baik dan upaya dari pekerjaan yang bermanfaat dirasakan rakyat.

“Ketika itu dilakukan tidak usah datang ke pelosok. Hal baik yang dilakukan oleh Ade harus dirasakan rakyat. Saya kira, pengenalan itu tidak substansi. Yang substansi itu adalah rakyat,” jelas dia.

Jadi, kata Demi, menyikapi arahan Koordinator Pemenangan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya TB Hasanudin, Bappda sudah pasti siap sekali untuk ikut menyosialisasikan Ade lewat spanduk, baliho atau kegiatan-kegiatan partai lainnya.

“Diakui popularitas Pak Ade ini masih kurang, tetapi kalau hasil survei kita tetap di atas dibanding calon lain masih unggul. Kami tidak berpuas diri dengan itu. Tentu sebagai Badan Pemenangan Pemilu kita support dengan hal positif,” ujar dia.

Tugas badan pemenangan pemilu, tambah dia, sesungguhnya hanya merumuskan rencana strategis, kemudian merancang langkah-langkah taktis. Namun di balik itu, mengawal juga kebijakan Ade Sugianto yang saat ini memimpin daerah.

“Jangan sampai beliau (Ade, Red), melakukan kebijakan yang blunder pada saat memimpin menjadi kepala daerah ini,” ujar mantan aktivis 98 ini.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya Aep Syaripudin SH menambahkan bahwa sikap DPC PDI Perjuangan akan siap menjalankan dorongan dari Koordinator Pemenangan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya TB Hasanudin.

“Sebagai pengurus, kader, simpatisan partai harus siap, untuk menyukseskan dan melancarkan langkah ketua DPC PDI Perjuangan dalam pemenangan Pilkada Kabupaten Tasik 2020,” ungkap Aep.

Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, sebelumnya, menggelar rapat konsolidasi dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tasikmalaya di Gedung PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (21/12). Mereka mempersiapkan pemenangan di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Hadir dalam rapat konsolidasi dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, ketua dan anggota Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat dan seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam rapat konsolidasi tersebut muncul dorongan dan kesepakatan dari badan pemenangan Pilkada 2020 Kabupaten Tasik dan PAC-PAC PDI-Perjuangan mendorong ketua DPC PDI-Perjuangan H Ade Sugianto maju kembali menjadi calon bupati Tasik.

Koordinator Pemenangan Pilkada 2020 Kabupaten Tasikmalaya TB Hasanudin mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan sepenuhnya akan mendukung Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga bupati Tasik Ade Sugianto, untuk maju kembali sebagai calon bupati di Pilkada Tasik.

“Dukungan internal partai PDI-Perjuangan sudah full ke Ade. Saya 10 tahun menahkodai DPD PDI-Perjuangan Provinsi Jawa Barat, sehingga tahu betul kondisi internal partai di Jawa Barat. Maka tidak ada lagi keraguan bagi Ade untuk maju kembali,” tegas TB, kepada wartawan usai menghadiri rapat konsolidasi PDI Perjuangan di Gedung PGRI Kabupaten Tasik Sabtu (21/12).

Menurut TB, tinggal hari ini, Ade Sugianto sebagai bupati Tasik, yang tinggal sebentar lagi pelaksanaan Pilkada, mampu menunjukkan kualitas dirinya sebagai pemimpin daerah. Ade harus bisa membawa kepuasan dan dipercaya masyarakat Kabupaten Tasik untuk melanjutkan kepemimpinannya.

“Di sisa waktu yang tidak banyak, tingkat kepuasan masyarakat harus digenjot. Saya mendengar bahwa di sebagian kecil warga pesisian (pinggiran, Red) Kabupaten Tasikmalaya, mereka masih mengatakan bahwa nama bupati itu adalah Tatang atau Pak Uu,” ungkap anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan periode 2019-2024 ini.

Jadi kesimpulannya, tambah dia, nama bupati Ade ini masih perlu disosialisasikan agar lebih mengakar sampai ke pelosok daerah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Maka Ade harus berkeliling perkenalkan dirinya.

TB mengaku meminta kepada seluruh kader partai PDI-Perjuangan di luar Kabupaten Tasikmalaya, terutama di daerah perbatasan Kabupaten Tasikmalaya untuk bergotong royong mendukung penuh kesuksesan Pilkada 2020 dan memenangkan Ade Sugianto.

Saat ditanya soal siapa sosok yang cocok untuk menjadi wakil bupati mendampingi Ade Sugianto, TB mengaku melihat Tasikmalaya sebagai kota santri, lebih pasnya Ade ini memilih sosok yang merepresentasikan tokoh ulama atau pesantren.

“Soal calon wakil bupatinya, nanti partai yang akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan, yang akan memutuskannya. Ini bukan ranah saya. Yang jelas kita akan terus berkoordinasi dengan pengurus partai baik di tingkat DPD maupun DPP,” tambah dia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya H Ade Sugianto mengakui soal niatannya maju atau tidak di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya menyerahkan kepada mekanisme partai yang berjalan.

“Soal kepuasan masyarakat, sebagai bupati akan terus bekerja dengan baik. Secara formal, saya akan bekerja dengan baik. Biarkan masyarakat yang menilai,” ungkap Ade. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.