Alhamdulillah, Seluruh Puskesmas di Kota Tasik Kembali Beroperasi

704
0

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya menyebut, seluruh puskesmas di wilayahnya telah kembali beroperasi untuk melayani warga.

Dua puskesmas yang sebelumnya ditutup lantaran adanya petugas medis yang terindikasi terpapar Covid-19, telah dibuka kembali.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmslaya, Uus Supangat mengatakan, dua puskesmas yang sempat dihentikan layanannya, yaitu Puskesmas Tamansari di Kecamatan Tamansari dan Puskesmas Cigeureung di Kecamatan Cipedes.

Namun, dua puskesmas itu sudah kembali beroperasi, setelah para petugas medis yang diduga terindikasi terpapar Covid-19 dipastikan negatif, melalui hasil polymerase chain reaction (PCR) atau tes swab.

“Setelah dites swab hasilnya negatif. Artinya mereka sudah bisa beraktivitas kembali,” katanya kepada wartawan, Minggu (24/05).

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melakukan penutupan Puskesmas Tamansari, Senin (18/05) lalu.

Loading...

Lantaran terdapat empat orang petugas medis yang dinyatakan positif Covid-19, melalui hasil uji cepat (rapid test).

Setelah itu, Puskesmas Cigeureung di Kecamatan Cipedes, ikut ditutup setelah lima petugas medis dinyatakan positif melalui rapid test, pada Kamis (21/05).

Namun, pada Jumat (22/05), Puskesmas Tamansari sudah kembali beroperasi.

Sementara Puskesmas Cigeureung dibuka kembali pada Sabtu (23/05). Layanan puskesmas itu kembali dibuka karena petugas yang terindikasi terpapar Covid-19 dipastikan negatif melalui tes swab.

Uus menjelaskan, pihaknya melakukan penutupan ketika ada sejumlah petugas medis yang diketahui positif Covid-19 melalui rapid test. Pasalnya, setiap puskesmas itu bisa menangani 100 pasien.

“Untuk antisipasi penyebaran, meski baru rapid tes, kita tak ingin kecolongan. Kita tutup sementara. Layanan kita alihkan ke puskesmas-puskesmas terdekat,” jelasnya.

Untuk memastikan hasil rapid test, Dinas Kesehatan langsung bergerak cepat untuk melakukan tes swab.

Menurut Uus, ada kekhususan untuk tes swab bagi tenaga medis. Hasil tes swab dapat diketahui dengan cepat.

“Alhamdulillah hasilnya negatif semua. Saya langsung lapor ke pimpinan daerah untuk membuka kembali layanan dan langsung disetujui. Kemarin Puskesmas Cigeureung sudah beroperasi normal,” tukasnya.

Ihwal petugas yang sempat terindikasi positif Covid-19, Uus mengatakan, semua sudah kembali beraktivitas dan tak lagi melakukan isolasi.

Sebab, hasil tes swab sudah menunjukan bahwa para petugas medis itu negatif Covid-19.

Dia menyebutkan, hasil PCR merupakan diagnosis pasti untuk menentukan seseorang negatif atau positif Covid-19.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.