Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.8%

20.5%

8.5%

66.2%

Alhamdulillah, Tren Covid-19 di Kota Tasik Menurun

8715
3

KOTA TASIK – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya mengkonfirmasi per-Ahad (10/5) tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid-19. Hingga saat ini masih terdapat 31 pasien positif Covid-19 yang dirawat.

Dari total 31 pasien positif Covid-19, sebanyak 17 pasien masih menjalani perawatan, 11 orang dinyatakan sembuh, dan tiga orang meninggal dunia.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, selama empat hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19.

Hanya ada satu penambahan kasus positif Covid-19 selama Mei 2020, sebelum PSBB diterapkan di Kota Tasikmalaya. “Artinya mulai stabil. Itu harus kita jaga,” kata dia, Minggu (10/05).

Ihwal pasien dalam perawatan (PDP) yang dirawat di rumah sakit, seluruhnya telah selesai menjalani perawatan sudah nihil. Dari total kasus 34 PDP, 29 pasien telah selesai perawatan, tapi lima pasien meninggal dunia.

Sementara itu, untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Tasikmalaya tercatat 1.149 orang. Sebanyak 904 telah selesai pemantauan dan sisanya masih dipantau.

Sedangkan untuk kasus orang tanpa gejala (OTG), tercatat 360 kasus. Sebanyak 293 selesai pengawasan dan sisanya masih dalam pengawasan.

(rezza/ age)

loading...

3 KOMENTAR

  1. Data tsb tidak jelas karena pemkot Tasik menggabungkan positif RDT dengan positif Swab sebagai positif covid-19.
    Pertanyaannya: berapa orang yg saat ini positif swab dan sedang dirawat?

  2. Nomor WA Gugus Tugas dipublikasikan di situs GT Covid-19 Kota Tasik untuk apa? Ketika kami melaporkan hal berkaitan dgn ODP tidak ada respon jawaban dan tindak lanjut. Akhirnya kita cuma bisa Wkwkwk…

  3. Data nu iraha eta,pdah data bansos oge nu taun 2015 emung cape tw,awurkeunwe d jalan,ari katitipan teu nepi kanu hakna anger tungu kahancuran,nu kukumaha oge kena kecuali pns puguh gajihna,bener lur ngadatateh aya ngadata rt oge teu apaleun,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.