Alhamdulillah.. Uang Lelah Satgas Covid-19 Cair, Pemkot Tak Menunda-nunda

87
0
IST. BERI ARAHAN. Petugas Satgas Penanganan Covid-19 mendapatkan arahan sebelum bertugas.
IST. BERI ARAHAN. Petugas Satgas Penanganan Covid-19 mendapatkan arahan sebelum bertugas.
Loading...

TAWANG – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya sudah mencairkan upah personelnya. Pembagian uang lelah tersebut perlu proses sehingga tidak langsung menyeluruh.

Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengaku sudah berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai koordinator. Uang lelah Satgas sudah mulai didistribusikan. “Hari Kamis (11/2/2021) mulai dibagikan,” ungkapnya kepada Radar, Sabtu (13/2/2021).

Pembagian uang lelah ini, tidak sekaligus bisa dibagikan kepada setiap personel Satgas. Karena jumlah dari Satgas tidaklah sedikit sehingga perlu waktu.

Ivan menegaskan Pemkot tidak menunda-nunda soal pemberian upah kepada personel Satgas.

Tetapi, ada mekanisme dan proses sampai uang tersebut diterima oleh para personel. “Dari BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) sudah beres diproses beberapa hari sebelumnya,” kata dia menegaskan.

loading...

Disinggung adakah kendala dalam mekanisme pemberian upah Satgas, dia mengaku semua berjalan dengan baik. Karena upah di bulan Januari bukan berarti dibayarkan langsung di akhir bulan. “Memang ada proses dulu,” katanya.

Dengan begitu, diharapkan para petugas tidak perlu mempersoalkan soal pengupahan. Mereka seyogyanya tetap bekerja sebagaimana kewajibannya sebagai bagian dari Satgas.
Personel Satgas yang sebelumnya mengeluhkan soal upah ini, mengaku sudah menerimanya. Upah itu pun sudah diterima secara utuh sebagaimana haknya. “Alhamdulillah sudah ada,” ujarnya.

Pada prinsipnya, dia tidak menyalahkan pemerintah meskipun menurutnya uang tersebut agak lambat. Hanya saja dia sangat membutuhkan uang tersebut untuk menghidupi keluarganya. “Saya yakin Pemkot juga tidak mungkin tidak memberi upah, hanya saja saya perlu secepatnya,” katanya.

Baca juga : Pakar Komunikasi Nasional Motivasi Karyawan Radar Tasikmalaya Hadapi Pandemi Covid-19

Sebelumnya, upah para personel Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya belum dibayar sejak awal Januari 2021. Hal ini, disinyalir berhubungan dengan belum dikukuhkannya Susunan Organisasi Tata Kerja ( SOTK) baru, yang mengakibatkan APBD 2021 yang belum bisa digunakan.

Dari informasi yang dihimpun Radar, semua personel Satgas Penanganan Covid-19 belum menerima upah harian yang menjadi hak mereka. Terhitung sejak Januari 2021, upah yang harus diterima oleh setiap personel lebih dari Rp 5 juta.

Hal ini diakui oleh salah satu personel Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya, yang kini sudah tidak lagi mendapat SK (surat keputusan) penugasan. Menurutnya, dalam satu hari dia mendapat tugas di dua shift dengan upah Rp 150.000.

“Januari (202) sudah lewat tapi belum dibayar,” ujarnya kepada Radar, yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Sebagai pegawai non PNS, dia tidak berani untuk protes kepada Pemkot. Tetapi, dia sangat berharap upah itu bisa segera diberikan. “Karena bagaimana pun itu kan sudah jadi hak petugas yang bekerja,” katanya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.