Aliansi Mahasiswa Kota Banjar Demo Tolak UU Cipta Kerja

147
0
DEMONSTRASI, Massa berjalan menuju ke kantor DPRD Kota Banjar Kamis (8/10). Mereka menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
DEMONSTRASI, Massa berjalan menuju ke kantor DPRD Kota Banjar Kamis (8/10). Mereka menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Banjar Patroman dan Forum Aspirasi Masyarakat Banjar melakukan demonstrasi di kantor DPRD Kota Banjar Kamis (8/10). Mereka menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Massa aksi berkumpul di Lapangan Bhakti Taman Kota Banjar. Kemudian mereka melakukan long march menuju kantor DPRD Kota Banjar menggunakan kendaraan roda dua dikawal petugas kepolisian.

Koordinator Lapangan Aksi Penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja Supriyatna mengatakan aksi ini murni dilakukan mahasiswa dan rakyat yang kecewa terhadap pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja karena menyengsarakan rakyat. “Mereka anggota dewan perwakilan rakyat? Tapi rakyat yang mana,” kata dia kepada wartawan di sela aksi.

Dalam Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja sarat dengan kepentingan pemodal dan tidak memperhatikan keberlangsungan lingkungan, kesejahteraan para buruh, dan sumber daya alam dengan baik.

Baca juga : OPD Kota Banjar Dinilai tak Transparan Sampaikan Informasi

Diakuinya, sudah banyak yang melakukan penolakan terhadap Omnibus Law di DPR sebelum disahkan. Namun anggota DPR tidak menggubris hal itu, sehingga saat ini titik jenuh mahasiswa dan rakyat menentang hal itu. “Kita akan selalu konsisten terhadap perjuangan rakyat, dan menolak Undang-Undang Omnibus Law,” tegasnya.

Massa pun menyerahkan surat berisi 15 poin mosi tidak percaya terhadap DPR yang diberikan korlap kepada ketua DPRD Kota Banjar.

Ketua DPRD Kota Banjar Dadang Ramdan Kalyubi menampung aspirasi masa aksi. “Kita tampung aspirasi mereka, membantu dan membela rakyat,” ungkapnya.

Dadang R Kalyubi menegaskan apa yang perlu dibela akan pihaknya bela. Itu demi kepentingan masyarakat. DPRD akan menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh masa aksi.

“Kami Insya Allah akan menyampaikan penolakan ini ke tingat wakil rakyat yang lebih tinggi,” ujarnya. (nto/cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.