Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Alim Ulama Ngadu ke Kapolda Terkait Penyerangan Ulama Dan Ustadz

133
0
Istimewa SAMPAIKAN ASPIRASI. Perwakilan DKM, Marbot dan Dai dari Kota Tasikmalaya menghadiri kegiatan yang digagas Polda Jawa Barat Rabu (28/2).

TASIK – Polda Jawa Barat mengumpulkan perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Marbot dan Dai dari berbagai wilayah di Jawa Barat termasuk Kota Tasikmalaya, Rabu (28/2). Hal itu pun dijadikan momen menyampaikan keresahan masyarakat terkait fenomena penyerangan terhadap ulama dan ustaz.

Sebanyak 11 perwakilan yang berangkat dari Kota Tasikmalaya, termasuk Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi MAg. Pertemuan itu langsung dipimpin oleh Kapolda Jabar Irjen (Pol) Drs Agung Budi Maryoto MSi dan dihadiri oleh Ketua MUI Jawa Barat Rachmat Syafei.

KH Aminudin menjelaskan momen tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi tentang keresahan masyarakat. Berkaitan dengan fenomena ancaman terhadap pemuka agama yang juga terjadi di Kota Tasikmalaya. “Yang di Kecamatan Purbaratu kemarin itu kan jelas kejadiannya ada,” ungkapnya.

Maka dalam kesempatan itu, dia meminta langsung kepada kapolda supaya kepolisian bisa mengungkap fenomena ini. Bukan hanya kasusnya, tetapi apa yang ada di balik peristiwa-peristiwa penganiayaan terhadap pemuka agama khususnya alim ulama. “Harus sampai ketahuan siapa yang di balik semua ini,” kata pimpinan Pondok Pesantren Sulalatul Huda, Paseh, Cihideung.

Menurut KH Aminudin, kapolda memberikan respon positif atas aspirasi ulama. Dia pun bersedia bertanggungjawab memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Kita pegang bagaimana komitmen beliau (kapolda),” tuturnya.

Terpisah Aktivis Al-Mumtaz Tasikmalaya Ikmal Isbahizzaman mengatakan aparat harus menunjukkan profesionalismenya terkait fenomena yang terjadi. Dan dilakukan dengan cara jujur, bukan dengan membuat masyarakat menganggap kejadian tersebut berita bohong (hoax). “Di luar kan begitu, banyak yang dikatakan hoax. Padahal banyak juga fakta kejadiannya yang nyata,” ungkapnya.

Menurut Ikmal, upaya yang harus diambil oleh kepolisian yakni dengan mengungkap kasusnya dengan menunjukkan bukti-bukti kuat. Salah satunya kasus menimpa Ustaz Mastur Turmudzi yang diduga dianiaya oleh orang tak dikenal. “Terlepas masalahnya karena personal atau ada keterkaitan dengan sebuah kelompok, yang jelas harus diungkap,” pungkasnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.