Alokasi DAK Fisik Rp 16,7 Triliun

22
0

JAKARTA- Pe­merintah meng­alo­kasikan Dana Alo­kasi Khusus (DAK) se­besar Rp16,7 triliun. Anggaran tersebut di­peruntukkan me­re­habilitasi kelas se­banyak 31.812 ruang di tahun anggaran 2020 nanti. Sejumlah prasarana pendidikan lainnya, juga akan dibangun dalam waktu bersamaan.

Sayangnya, ke­bu­tuh­an di setiap provinsi sangatlah beragam dan tak bisa tercover seluruhnya. Menjawab hal itu, Se­kretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Didik Suhardi me­­nuturkan usulan DAK fisik bidang pendidikan ta­hun 2020 perlu disinkronisasi di setiap daerah.

Ini di­lakukan agar penyerapan dana yang bersumber dari APBN bisa maksimal. “Senin (5/8) lalu, sudah kita kumpulkan para kelapa dinas pendidikan dalam rakor di Jakarta,” ujarnya kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Rabu (8/7).

Dikatakannya, DAK menurut Peraturan Presiden Nomor 141 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik, merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Penentuan besaran DAK berdasarkan usulan kebutuhan daerah yang selaras dengan prioritas nasional. “DAK memiliki tiga lingkup rencana bidang yaitu DAK regular, DAK afirmasi dan DAK penugasan,” bebernya.

Menurutnya, penggunaan DAK fisik diharapkan dapat mendukung kebijakan zonasi layanan pendidikan. DAK fisik dalam pagu indikatif dialokasikan sebesar Rp 16,7 triliun. “Ini kita akan sinkronkan antara program pusat dengan daerah yang bisa di-cover melalui APBN dan APBD. Zonasi layanan pendidikan telah dilaksanakan sejak tahun 2019 dan insya allah di tahun 2020 akan lebih fokus karena data-data akan disampaikan,” jelas Didik.

Hasil rakor ini, lanjut Didik, berupa kesepakatan wewenang penggunaan anggaran untuk peningkatan layanan pendidikan. “Saat rakor, ini akan disepakati daerah mana, lokasi mana yang akan di-cover melalui Pemerintah Pusat dan yang mana akan di-cover melalui DAK,” ujarnya. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.