Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.1%

88.5%

3.1%

0.3%

5.9%

0%

1%

0%

Alumni 212 Ciamis Meluncur ke Jakarta

60
0
Istimewa BERKUMPUL. Para santri dan ustaz bersiap berangkat ke Jakarta dari Masjid Agung Ciamis untuk menghadiri Reuni 212, Minggu (1/12).

CIAMIS – Alumni 212 Kabupaten Ciamis meluncur ke Jakarta untuk mengikuti Reuni 212 pada Senin (2/12). Ada sekitar 13 bus yang mengangkut ribuan warga menuju ibu kota kemarin (1/12).

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara KH Nonop Hanafi menerangkan lebih dari 13 bus mengangkut sekitar 1.000 warga ke Jakarta kemarin. Mereka yang berangkat bersama dari Masjid Agung Ciamis itu terdiri dari santri dan para ustaz dari berbagai pesantren.

Menurut dia, misi ke Jakarta itu adalah untuk membangun silaturahmi, mengagungkan kalam-kalam ilahi, membaca selawat Nabi Muhammad saw, memperkokoh persatuan dan kesatuan umat, menggelorakan penegakan keadilan dan supremasi hukum. “Hal itu yang akan kami suarakan di Jakarta bersama para ulama dan habib. Dan ini menjadi agenda rutin kami untuk terus mempererat tali silaturahmi antarumat Islam,” kata KH Nonop kepada Radar.

Menurut dia, acara di Jakarta itu ada Salat Sunat Tahajud, Salat Subuh berjamaah, zikir, istigasah, baca Alquran dan maulid Nabi saw. Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memberikan sambutan. Demikian juga, Habib Rizieq Shihab akan melakukan telekonferensi dari Makkah karena tidak bisa hadir ke Jakarta.

Para alumni 212, kata dia, sangat mengharapkan Habib Rizieq busa pulang kembali ke Tanah Air. Tidak ada lagi pencekalan-pencekalan. “Beliau itu anak bangsa yang cinta tanah air. Komitmen tentang Pancasila mengerti betul tentang arti kebinekaan. Jadi mudah-mudahan saatnya momentum reuni 212 tahun 2019 sebagai ajang kesatuan dan persatuan anak bangsa,” tutur dia.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kabupaten Ciamis KH Deden Badrul Kamal menerangkan, berangkat ke Jakarta untuk menjalin ukhuwah islamiah, maulid akbar dan istigasah. “Itu adalah salah satu sejarah Indonesia ciri khas Indonesia. Ini bagian NKRI, kalau ada yang melarang berarti dia tidak NKRI,” ujar sosok yang terkenal dipanggil Mama Golangsing itu.

Para alumni 212, kata dia, akan terus menciptakan silaturahmi umat Islam seluruh Indonesia. Yang tak kalah penting, pihaknya juga akan menyerukan kepedulian umat terhadap Palestina yang dijajah Israel. “Kami mendukung Palestina dan meminta semua dunia melihat bahwa kebiadaban Israel itu benar-benar biadab dan PBB tidak bisa berbuat apa-apa. Saya sangat menyayangkan itu,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Golangsing Kecamatan Cipaku itu. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.