AMAN Ajukan Gugat Pilbup Pangandaran ke MK

184
0

PANGANDARAN – Tim Pasangan Calon H Adang Hadari dan H Supratman (Aman) siap melayangkan gugatan hasil Pilkada Pangandara ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu dilakukan karena pilkada ini dianggap banyak terjadi pelanggaran.

Ketua Tim Pemenangan Aman M Taufiq Martin mengatakan, Tim Advokasi Aman kini sedang melakukan gelar perkara untuk menentukan materi yang akan dibawa ke MK. “Nanti kita pilah mana yang akan diajukan ke MK dan mana yang akan dibawa ke Bawaslu,” ujarnya kepada Radar, Rabu (16/12).

Kata dia, selain materi untuk bahan gugatan, mereka juga akan memilah bahan laporan yang mengandung unsur pidana di Pilkada 2020. “Tentu saja kita akan laporkan juga dugaan tindak pidana itu ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Menurut Martin, setelah materi yang akan diajukan siap, maka mereka akan mendaftar secara online. “Mudah-mudahan semua materi sudah siap hari ini (kemarin) juga,” ujarnya, menjelaskan.

Salah satu bahan gugatan yang kemungkinan akan dibawa nanti adalah soal dugaan keberpihakan penyelenggara pemilu dan juga politik uang yang terstruktur sistematis dan masif. “Nanti kita lihat seperti apa perkembangannya,” ungkapnya.

Baca juga : JUARA Unggul 51,87% di Pilbup Pangandaran

Kata dia, selama ini penanganan pelaporan yang disampaikan kepada Bawaslu masih ditanggapi datar-datar saja, seperti tidak ada keseriusan. Padahal, pihaknya berharap keadilan bisa muncul dengan adanya gugatan terhadap hasil Pilkada 2020 di MK. “Kami mencari keadilan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi Jawa Barat Reza Alwan Sofnidar mengatakan, pihaknya menunggu selama tiga hari sejak ditetapkanya hasil pleno rekapitulasi terakhir Pilkada 2020, karena dimungkinkan akan ada gugatan ke MK.

“Yang mengajukan adalah pihak yang merasa dirugikan, sementara kami menunggu permohonan dan dalil- dalil yang dimohonkan ke majelis di MK seperti apa, untuk kami jawab nantinya,” kata dia.

Kalau ada tuduhan, menurut dia, KPU akan siapkan bukti kontranya. “Ingat selisih hasil di pilkada tidak menjadi syarat utama permohonan, tetapi selisih suara ini akan jadi bahan pertimbangan majelis dalam mengambil keputusan nanti,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.