Amankan Nataru, Polisi Garut Sebar Personel Hingga Operasi Miras

30
0
DIMUSNAHKAN. Sejumlah minuman keras hasil operasi dimusnahkan Senin (21/12). Petugas gabungan akan menjaga sejumlah jalur termasuk mengawasi peredaran minuman keras menjelang Natal dan Tahun Baru. yana taryana / rakyat garut

KARANGPAWITAN – Polres Garut menyebarkan personel gabungan untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Ratusan personel TNI, Polri dan instansi lain ini akan disebar untuk prioritas pengamanan di jalur rawan kecelakaan dan macet di Kabupaten Garut.

“Prioritas jalur rawan macet dan rawan kecelakaan, seperti di Limbangan dan Kadungora,” ujar Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono kepada wartawan, Senin (21/12). Selain di jalan raya, kata dia, para personel gabungan juga disiagakan di beberapa pos pengamanan di tempat wisata dan pertokoan di perkotaan Garut.

Dalam pengamanan, pihaknya melibatkan Dinas Kesehatan, karena musim libur saat ini ada pandemi Covid-19.

Selain bertugas menjaga, para personel gabungan melakukan operasi disiplin protokol kesehatan terhadap masyarakat maupun pengguna jalan.

“Kita gabung tidak hanya untuk kelancaran lalu lintas, tapi saat ini kita gabung dengan razia yustisi, kita libatkan Dinkes dan gugus tugas,” katanya.

Baca juga : Kasus Covid-19 Meningkat, Jam Operasional Usaha di Garut Dibatasi

Kepala Satuan Lalu Lintas Garut AKP Asep Nugraha menambahkan jalur utama Garut yakni Limbangan dan Kadungora sudah dipasang sejumlah rambu-rambu lalu lintas untuk kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Selain itu, sudah melakukan pembatasan jalan dan memusatkan tempat penyeberangan di titik rawan kemacetan, seperti pasar agar masyarakat tidak sembarangan menyeberang sehingga arus lalu lintas lancar. “Kami juga akan menggunakan jalur alternatif di Kadungora yang dapat membantu mengurai kemacetan di wilayah itu,” paparnya.

Gencarkan Operasi Minuman Keras
Polres Garut pun akan terus melakukan razia yang menyasar minuman keras (miras). Operasi miras sebagai upaya memutus rantai peredaran minuman keras di Kabupaten Garut menjelang perayaan pergantian tahun 2021.

“Kita sudah siapkan personelnya. Tiap hari kita razia peredaran miras,” ujar Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono usai pemusnahan miras di Markas Polres Garut, Senin (21/12).

Adi menerangkan operasi miras untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Karena minuman keras biang dari segala masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kita dengan stakeholder lain kita coba putus mata rantai miras, kita ingin Garut bebas dari miras,” katanya.

Ia menuturkan kepolisian bersama instansi lainnya terus berusaha menindak tegas bagi mereka yang menjual miras di wilayah Kabupaten Garut. Upaya penindakan itu karena selama ini peredaran miras masih terjadi meski sedang pandemi Covid-19.

“Selama pandemi tidak ada pengaruhnya, masih tetap berkisar di situ-situ saja,” terangnya.

Kapolres menyatakan untuk menunjukkan bukti hasil penindakan miras kepada masyarakat, pihaknya memusnahkan 2.800 botol miras berbagai merek. “Miras yang kami musnahkan ini hasil razia yang rutin dilakukan selama dua bulan di wilayah Garut,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.