Amankan Pemilu, Awasi Dunia Nyata dan Maya

7
LATIHAN. Anggota Brimob Polda Jabar, Satuan Sabhara Polres Garut dan Linmas melakukan latihan pengaman konflik saat Pemilu di Halaman Mapolres Garut Senin (24/9). Ada sekitar 1.600 personel yang nantinya disiagakan untuk pengamanan Pileg dan Pilpres. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

KARANGPAWITAN – Polres Garut menyiapkan pengamankan untuk pelaksanakan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ada sekitar 1.600 personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemkab Garut yang akan diturunkan dalam pengamanan Pemilu 2019 ini.

“Untuk polisi, kami menurunkan sekitar 800 personel, sisanya TNI dan pemerintah daerah,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada Rakyat Garut usai simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Mapolres Garut Senin (24/9).

Menurut dia, pengamanan wilayah belum terlalu diperketat. Pasalnya saat ini belum dilaksanakan kampanye para calon anggota legislatif.

“Sekarang sifatnya memantau saja, tetapi kami terus antisipasi berbagai kerawanan. Nanti kalau bersifat kampanye terbuka akan difokuskan di setiap kegiatan,” terangnya.

Terkait pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Budi menerangkan akan menerapkan pola yang sama ketika pelaksanaan Pilkada Garut belum lama ini.

“Yang jelas semuanya terus diantisipasi karena semua rawan,” paparnya.

Selain antisipasi konflik di dunia nyata, pihaknya juga mengantipasi penyebaran konten hoax di dunia maya, seperti media sosial.

“Kami persiapkan pengamanannya dari mulai dunia maya dan nyata. Kami pastikan Kabupaten Garut ini aman pada pelaksanaan Pemilu 2019 tanpa adanya konflik apapun,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.