Ambisi Capolista Simone

66
0
Simone Inzaghi

SARDINIA – Baik Filippo dan Simone, keduanya adalah harta tak ternilai di Keluarga Inzhagi. Kendati demikian, kakak beradik beda tiga tahun itu punya nasib yang berbeda. Baik saat menjadi pemain hingga berlaga di tepi lapangan alias pelatih.

Pippo-menjadi sosok sentral bagi dua klub elite Italia, Juventus dan Milan dengan dua trofi Liga Champions dan tiga scudetto di awal 2000-an.

Sementara Simone hanya lah bek stiker yang 11 tahun mengisi lini depan Lazio. Minim gelar dan dua tahun menjelang akhir kariernya ia harus dipinjamkan ke tim papan bawah, Atalanta saat itu.

Saat menjadi pelatih, Pippo harus memikul beban teramat berat sebagai pengganti Clarence Seedorf sebagai pelatih AC Milan. Pelatih berusia 46 tahun itu jelas tak bisa berbuat banyak ketika tim yang ia pimpin tidak menjadi lebih baik. Kini, Pippo harus berdarah membangun kariernya sebagai pelatih klub Serie B, Benevonto.

Di saat yang sama, Simone bahkan lebih banyak mengecap manisnya dunia kepelatihan. Saat diangkat sebagai pelatih utama Lazio, perlahan tapi pasti ia mampu mengangkat musuh bebuyutan AS Roma ke level atas.

Musim ini, I Biancocelesti – julukan Lazio- menjadi pesaing utama Juventus dan Inter Milan meraih scudetto. Dini hari kemarin, Lazio berhasil comeback dengan sempurna saat membungkam Cagliari 1-2 di depan pendukungnya sendiri. Tiga poin itu menjadi rekor Simone meraih kemenangan delapan kali beruntun bersama Lazio di Serie A.

Ya, saat ini, Lazio mengemas 36 poin atau hanya terpaut tiga angka di atas Juventus dan Inter. Kendati demikian, skuad Olimpico masih punya harapan mencuri peluang dari padatnya kedua rivalnya tersebut.

Dilansir dari Sky Sport Italia, sudah sedari awal, ambisinya merapat ke tiga besar kembali terbuka di Sardegna Arena, kandang Cagliari. “Ini kerja keras tim, tak ada sebuah kebetulan kami bisa menang delapan kali berturut-turut tanpa fokus ke pertandingan,” kata Inzaghi setelah pertandingan, Selasa (17/12) dini hari.

Hasil positif Lazio juga memupus harapan Cagliari menembus empat besar. Rossoblu-julukan Cagliari masih tertahan di posisi kelima dengan koleksi 29 angka atau selisih tiga poin di belakang penghuni peringkat empat, AS Roma.

Dua pekan sebelumnya, skuad Simone Inzaghi sukses mengklaim status sebagai tim pertama yang berhasil mengalahkan Juventus musim ini. Ya, armada I Biancoceleste menggasak Juventus 3-1 dalam laga pekan ke-15 Serie A, Minggu (8/12) dini hari WIB.

Sempat tertinggal lebih dulu dari Juventus usai gol Cristiano Ronaldo, Lazio mampu membombardir gawang Wojciech Szczesny lewat sumbangan Luis Felipe, Sergej Milinkovic-Savic dan Felipe Caicedo.

Laga jilid dua Lazio versus Juventus kembali terulang dalam perebutan Piala Super Italia di Riyadh Minggu (22/12). Itu adalah trofi antara pemenang Coppa Italia dan pemegang scudetto. Tentunya, Lazio akan memasang kembali pasukannya secara penuh dalam laga tersebut.

“(Di Riyadh) Saya juga percaya kami pantas menang, karena hingga kini kami tetap jernih, fokus dan tidak terpengaruh oleh atmosfer yang penuh gairah,” pungkasnya. (fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.