AMPG Meminta Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di DPRD Kabupaten Garut

108
0
PAPARKAN. Ketua AMPG Ivan Rivanora (tengah) menerangkan dugaan korupsi BOP dan Pokir Jumat (28/6).

TAROGONG KIDUL – Aliansi Masyarakat dan Pemuda Garut (AMPG) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut mengusut tuntas dua kasus dugaan korupsi di DPRD Kabupaten Garut. Diantaranya dugaan korupsi biaya operasional (BOP) dan dana pokok pikiran (pokir).

Ketua AMPG Ivan Rivanora menilai dugaan korupsi pada BOP dan pokir sangat besar, karena banyak celah penyelewengan. “BOP ini hanya dimiliki oleh pimpinan dewan saja, celah dikorupsinya banyak,” terangnya kepada wartawan di salah satu kedai Jalan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul Jumat (28/6).

Untuk masalah pokir, Ivan menyebut kasusnya lebih kompleks. Pihak Kejari harus memulai penyelidikan dari tahap perencanaan. Dia menduga ada semacam rantai yang “bermain” dan saling terkait dalam pokir tersebut.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Garut Yuda Puja Turnawan menyebut dana BOP di DPRD Garut hanya mencapai Rp 390 juta per tahunnya. Namun ada anggaran kesekretariatan yang sebesar Rp 25 miliar.

“Tapi kan dana di setwan juga terbagi lagi. Ada untuk pemeliharaan kantor, bimtek, audensi. BOP juga dipakai untuk pimpinan,” ucap Yuda. Terkait pokir, Yuda belum mau berkomentar. Ia masih akan mempelajari tudingan yang dilontarkan kepada DPRD Garut.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Garut menyelidiki dugaan kasus korupsi dana pokok pikiran (pokir) dan biaya operasional (BOP) DPRD Garut. Kamis (27/6), penyidik Kejaksaan Negeri Garut memeriksa Sekretaris DPRD Kabupaten Garut Dedi Mulyadi.

Kepala Seksi Intel Kejari Garut Dodi Witjaksono membenarkan pemeriksaan terhadap pejabat Setwan DPRD Garut. Pemeriksaan terkait dugaan korupsi pokir dan BOP. “Sekarang baru saksi-saksi yang dimintai keterangan. Ini kasusnya masih dalam penyelidikan, belum sampai penyidikan dan penuntutan,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Kejari Garut Kamis (27/6). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.