Anak-anak Dikejar, Pemilik Anjing yang Tak Terima Ditegur Pukul Guru Madrasah

50

MEDAN – Seorang guru madrasah, Ustadz Surianto mengalami luka di bagian wajah hingga harus dijahit usai dipukul seorang perempun pemilik anjing di Jalan Mandailing, Medan.

Korban melaporkan kasus ini ke Polsek Percut Seituan, Kamis (7/2/2019).

Kasus ini berawal saat korban baru saja rapat dengan Guru Madrasah di Madrasah Muhammadiyah Jalan Mandailing Kec. Bantan Timur, Medan karena akan melaksanakan pekan olah raga seni diniyah.

“Karena kurang persyaratan maka saya pulang mengambil. Ditengah jalan Mandailing saya lihat murid Madrasah NU yang di kejar anjing milik perempuan itu. Lalu saya turun untuk menegurnya agar jangan melepas anjing sembarangan,” ujarnya.

Sayangnya, bukannya mendengarkan imbauan tersebut, si pemilik anjing malah menghardik korban. “Lalu dia jawab, anda siapanya? Saya jawab : Saya manusia yang engak tega ada anak Madrasah di kejar anjing sampai ketakutan,” lanjutnya.

Setelah itu, terjadilah pertengkaran. “Karena saran pemuda setempat saya mesti pergi. Saya menghindar ke jalan Mandala dan kereta (sepeda motor) saya tertinggal. Maka saya tunggu reda. Tapi perempuan tadi coba datang bersama anaknya menyerang saya. Saya dipukul.. Dan terjadi pendarahan dan jahitan saat visum di RS Haji Medan,” jelasnya.

Saat ini, pelaku sendiri sudah ditangkap dan dalam proses penanganan pihak kepolisian. (bbs/nin/pojoksumut)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.