Anak Pimpinan DPRD Kota Tasik Dikeroyok 10 Pemuda di Jalan Unsil

9994
0

KOTA TASIK – Diduga hendak melerai pertengkaran temannya, SMA (23) mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Tasik, yang juga anak salah seorang Pimpinan DPRD Kota Tasik malah dikeroyok 10 pemuda, di Jalan Unsil.

Informasi yang radartasikmalaya.com himpun di lapangan, peristiwa yang menimpa anak ketua partai politik di Kota Tasik itu, Sabtu (07/03) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibatnya, SMA mengalami luka jahitan di kepala bagian belakang dan memar-memar ditubuhnya.

Baca juga : Petugas Medis Kota Tasik Pake Jas Hujan Urus ODP Corona

Kasus pengeroyokan ini telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

“Ya memang benar (ada laporan pengeroyokan yang dialami anak salah satu pimpinan DPRD Kota Tasik, Red),” ujar Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro kepada radartasikmalaya.com yang dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (08/03) malam.

Dadang menerangkan, kasusnya kini sedang memasuki tahap pengusutan dan pemeriksaan beberapa orang saksi.

Loading...

“Ya memang benar lagi kami usut kasus pengeroyokan itu dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan saksi,” terangnya.

Disinggung apakah pelakunya pemuda umum atau gerombolan bermotor, Dadang memastikan para pelaku bukan gerombolan bermotor dan bisa jadi bukan hanya dilakukan pemuda asal Tasik saja.

Sementara itu, salah seorang loyalis dan kader pimpinan DPRD Kota Tasik tersebut, Asep Devo, membenarkan pengeroyokan yang dialami SMA.

Kata dia, awalnya SMA hanya melerai pertengkaran salah seorang pemuda itu dengan kawannya.

“Mereka (para pelaku) malah menantang berkelahi kawan korban, dan korban berupaya mendamaikan keduanya. Bahkan memberi rokok dan segala macam supaya tidak memperpanjang perselisihan. Awalnya seperti itu,” tuturnya kepada wartawan.

Namun, tambah dia, pihak pengeroyok malah bersikukuh mengajak berkelahi dan mengawali pengeroyokan dengan memukul korban.

Korban dan rekannya 5 orang. Sedangkan para pengeroyok 10 orang.

“Sempat terjadi pembelaan diri, tapi dari sana datang teman lainnya. Jadi lawan 10 orang,” tambahnya.

Jelas dia, sebelum kasusnya dilaporkan ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, korban sudah divisum di RSUD dr Soekardjo.

“Saat ini masih trauma dan panas dingin usai divisum dan ditangani di RSUD sabtu pagi,” jelasnya.

Tukas dia, pengakuan korban para pengeroyoknya itu adalah sesama mahasiswa.

“Pengakuan korban masih sesama kalangan mahasiswa. Ada yang dari daerah lain sekitar Tasik,” tukasnya.

Asep Devo pun mengatakan, pihaknya dan ayah korban memberikan keleluasaan bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya dan mengusut tuntas kasus pengeroyokan tersebut.

“Sebab, kita negara hukum dan ketua meminta semua tetap tenang. Beliau (ayah korban) bijaksana dan menyerahkan kasusnya kepada pihak kepolisian,” katanya.

Terpisah, ayah korban yang juga salah satu pimpinan DPRD Kota Tasik itu hingga berita ini masuk dapur redaksi pukul 19.30 WIB belum bisa dihubungi radartasikmalaya.com melalui dua nomor ponselnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.