Anak Punk Ganggu Keelokan Ciamis

247
2
SILATURAHMI. Ketua Formagat Ade Ainul berbincang dengan Sekretaris Satpol PP Dedi Iwa Saputra terkait persoalan anak punk dan gelandangan Kamis (3/5).
Loading...

CIAMIS – Forum Mahasiswa dan Pemuda Galuh Tabayun (Formagat) Ciamis mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan anak punk dan gelandangan yang kerap berkeliaran di jalan nasional.

“Dengan banyaknya mereka yang berkeliaran di jalur nasional itu, cukup mengganggu keelokan Ciamis,” ujar Ketua Formagat Ciamis Ade Ainul Yakin usai bersilaturahmi ke kantor Satpol PP Kamis (3/5).

Dia mengatakan keberadaan anak punk banyak negatifnya. Kebanyakan mereka senang menenggak minuman keras (miras). Hal tersebut dibuktikan dari sering ditemukannya kemasan obat batuk Komix, yang diduga jadi oplosan miras.

“Jadi, dalam hal ini, kami mendorong bagaimana Satpol PP lebih giat lagi menertibkan kasus tersebut,” katanya.

Dia mengakui penertiban anak punk dan gelandangan memang sudah dilakukan Satpol PP beberapa kali. Tapi, belum terlihat ada efek jera dari para pelakunya. Dia berharap ada cara lain yang dilakukan agar anak punk dan gelandangan tidak lagi berkeliaran.

Loading...

“Di sini harus ada (pemberian) pemahaman kepada mereka, agar sadar dan jera atas tindakan yang tidak bermanfaat tersebut,” tandasnya.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Ciamis Dedi Iwa Saputra menyambut baik kedatangan Formagat. Dia mengapresiasi kepedulian forum tersebut terhadap masalah sosial.

“Hal yang terkait disampaikan dari rekan-rekan mahasiswa, sangat saya dukung sekali. Memang tugas pokok tersebut cukup erat dan kita harus betul-betul melaksanakan aturan,” katanya.

Dia mengungkapkan selama ini proses penertiban anak punk dan orang telantar dilakukan secara terprogram. Setelah terjaring razia, mereka biasanya didata dan dibina.

“Kita selalu koordinasi dengan pihak Dinsos. Kita hanya menertibkan dan pembinaannya diserahkan ke mereka (Dinsos, Red),” ungkapnya. (obi)

loading...

2 KOMENTAR

  1. Jangan hanya melihat satu sisi dari perilaku orang lain,akan terasa lebih elok kalau kita lebih respon terhadap mereka dengan berdiskusi dan hanya jangan bisa memponis…..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.