Juventus vs Atletico

Ancaman Cojones Cristiano Ronaldo

26
0
Cristiano Ronaldo

TURIN – Maret lalu, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi “Cojones” usai mencetak gol balasan ke gawang Atletico Madrid. Gol ketiganya membawa Bianconerri lolos ke delapan besar Liga Champions musim 2018-2019. Aksi CR7 merupakan membalas selebrasi pelatih Atletico, Diego Simeone.

Di laga sebelumnya, Simione melakukan selebrasi yang sama dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha. Cojones Simione ditunjukkan saat skuadnya unggul 2-0 di leg pertama. Bak karma, ejekan Simione dibalas dengan rasa pedih.

Musim ini, keduanya tergabung dalam grup D. Pada pertemuan pertama, mereka saling berbagi angka 2-2 saat bersua di Wanda Metropolitano. Namun tak ada satu pun gol diciptakan CR7 meski ia diturunkan sejak menit awal.

Dini hari nanti, keduanya kembali bersua di Allianz Stadium, Turin, kandang La Vecchia Signora. Laga pemungkas nanti menjadi duel yang dinanti CR7. Kendati dirinya masih dibekap cedera lutut.

Ancaman gawang Madrid kian terasa setelah laporan kehadiran Ronaldo di laga dini hari nanti. Dilansir dari AS, pascaabsen melawan Atalanta, Sabtu lalu, allenatore Juventus Maurizio Sarri kembali menurunkan Ronaldo melawan Atletico Madrid.

Dilansir dari laman ofisial raksasa Serie A itu, klub telah mengonfirmasi jika rival Lionel Messi itu telah sepenuhnya pulih dari masalah lututnya. “Ia telah pulih, pertandingan (kontra Madrid) adalah yang ditunggu-tunggunya,” kata Sarri.

“Saya berharap Ronaldo bisa kembali ke Liga Champions. Dia telah berjuang untuk berlatih secara konsisten untuk bisa tampil di laga nanti,” ujarnya

Ronaldo merupakan ancaman lini pertahanan Atletico yang terkenal sangat defensif. Dalam 34 pe­nam­pilan melawan skuat Diego Simeone, ia telah mengantongi 25 gol. Termasuk gol penalti yang membawa Real Madrid meraih Piala Liga Champions untuk ke-10 kalinya tahun 2014. Di depan Ronaldo, posisi Jan Oblak yang biasanya sangat mengerikan bisa tidak berdaya saat dihadapkan dengan rival La Pulga tersebut

Namun laga ini bukan milik Ronaldo seorang. Maurizio Sarri menginginkan semua pemain punya andil. Kendati demikian, Sarri tetap tak mau sesumbar. Pasalnya, sejumlah pemain pilar tak bisa diturunkan akibat cedera.

Kabar buruk pertama datang dari bek wonderkid Matthijs De Ligt. Usai mengemas kemenangan 3-1 melawan Atalanta, eks bek Ajax mengalami cedera disalokasi bahu. Spot lini bertahan kini dialihkan antara Merih Demiral atau Daniele Rugani.

Sang Terraquista Juventus Federico Bernardeschi juga ikut absen. Mantan penggawa Fiorentina itu ditarik keluar di menit ke-26 saat menghadapi Atalanta karena mengalami permasalahan di paru-parunya.

Sementara, Alvaro Morata mungkin menjadi harapan terakhir lini serang Atletico Madrid di Turin. Musim Morata di La Liga berkembang dengan lambat. Ia baru mengemas tujuh gol dan satu kar­tu merah dari 22 penampilannya. Namun, dirinya tak setangguh jika harus ber­hadapan Leonardo Bonucci dan ko­lega. Mantan timnya bisa menjadi ben­teng yang sulit ditembus. (fin/tgr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.