Ancaman Kekeringan Mulai Menghampiri

138
0
WASPADA KEMARAU. Suasana permukiman penduduk di pusat kota, Minggu (9/6). Masyarakat diingatkan untuk menghemat air memasuki musim kemarau ini. Firgiawan / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mengingatkan kepada masyarkat untuk mulai menghemat air bersih, terutama di wilayah yang rentan kekeringan. Antisipasi tersebut perlu dilakukan lantaran sejak tiga pekan ini, musim hujan sudah beralih ke musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar menjelaskan, minggu ini pihaknya akan melaksanakan rapat koordinasi (rakor) untuk memetakan wilayah mana saja yang perlu ditanggapi secara cepat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. “Kita akan segera rakor bersama tim di setiap bidang, termasuk instansi pemerintah terkait, menyikapi musim kemarau yang sudah berjalan hampir satu bulan ini,” ucapnya saat ditemui di Jalan RAA Wiratatuningrat, Minggu (9/6).

Dia memprediksi, tahun ini wilayah terdampak kemarau masih seperti tahun sebelumnya. Seperti Kecamatan Tamansari, Purbaratu dan Mangkubumi. Pihaknya akan melakukan survei supaya lebih proaktif, tanpa menunggu adanya permintaan bantuan distribusi air bersih ke wilayah rentan kekeringan. “Kita terjunkan tim ke wilayah, mendengar langsung testimoni masyarakat supaya bantuan akurat terhadap wilayah yang benar-benar urgen untuk didistribusi air. Prediksi kami, akan bertambah daripada ta­hun sebelumnya,” tutur dia.

Saat ini, dua tangki berkapasitas masing-masing lima ribu liter mulai disiagakan dalam merespons titik yang perlu diberi air bersih. Sekaligus, pihaknya menunggu organisasi atau pihak swasta yang peduli untuk menyalurkan bantuan air bersih ke titik yang benar-benar butuh disalurkan air bersih. “Kemarin saja sudah ada salah satu rumah sakit swasta yang kita kirim dua tangki air bersih, mengingat rumah sakit merupakan fasilitas umum dan air sangat diperlukan. Kita juga siap melayani yayasan semisal panti asuhan, keagamaan, atau tempat lain yang berkaitan wilayah publik dan sangat memerlukan air,” tuturnya memaparkan.

Koordinator Satgas Pusdalop BPBD Kota Tasikmalaya Harisman meminta masyarakat di titik rawan kekeringan mulai berhemat air bersih. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.