Ancaman Longsor Terus Membayangi

17

PANJALU – Sejak dua hari lalu telah terjadi bencana rumah ambruk di Kecamatan Panjalu. Pada Senin (26/11), rumah hancur di Dusun Maparah 2 Desa Maparah akibat longsor. Lalu, Selasa (27/11), rumah di Dusun Pasirsugih Desa Hujungtiwu roboh akibat lapuk.

Ketua Karang Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya menerangkan rumah yang tertimpa longsor itu milik Oding (40). Sekitar 19.30, korban tengah Salat Isya. Tiba-tiba terasa ada getaran. Lalu ke luar rumah. Tak lama setelahnya, rumahnya roboh tertimbun longsor setinggi 15 meter dengan lebar 10 motor. Longsoran yang meratakan tempat tinggal ini berasal dari kolam milik Engkos (50). “Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Karena keburu keluar rumah dan bisa selamat. Namun rumahnya rusak. Rata dengan tanah,” jelasnya kepada Radar, kemarin.

Sementara rumah lapuk yang roboh akibat diguyur hujan itu milik Emin (50). Rumah ini tidak berpenghuni. Sehingga ketika roboh sekitar pukul 06.00 tidak ada korban jiwa. “Jadi dalam dua kejadian bencana tersebut, pemilik rumah sudah mengungsi kepada saudaranya yang terdekat. Sementara warga juga sudah gotong royong membantu evakuasi longsoran,” papar Ade.

Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Sosial (Balinsos) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ciamis Wawan Setiawan SH menyatakan sudah menyalurkan bantuan sembilan bahan pokok (sembakok) kepada korban bencana itu. “Beruntung selama laporan bencana tidak sampai ada korban jiwa. Semoga Ciamis aman tidak terjadi lagi bencana,” tutur dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.